Kabid Pertamanan Karawang Lepas Tanggung Jawab, LMP: Akan Cari Celah Hukum Dan Lakukan Audensi

avatar Rakyat Jelata
Wakil Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (LMP Mada Jabar), Andri Kurniawan (Foto: Dok/istmw/@di rakyatjelata.com krwng)
Wakil Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (LMP Mada Jabar), Andri Kurniawan (Foto: Dok/istmw/@di rakyatjelata.com krwng)

KARAWANG | rakyatjelata.com-Ramainya pemberitaan soal proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang dikritisi secara tajam oleh salah seorang aktivis yang juga merupakan Wakil Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (LMP Mada Jabar). Karena dampak adanya pembangunan RTH, diduga tidak sesuai dengan tujuan RTH.

Selain menyebabkan banjir ke jalan utama yang notabene merupakan jalan kelas II atau Provinsi, dilokasi RTH juga nampak terlihat kumuh. Bukannya menjadi hijau dengan ditanami pepohonan, tapi malah ditanami sampah. Gunungan sampai nampak terlihat jelas dilokasi RTH.

Baca Juga: Surat Edaran Study Tour Hanya di Imbau, Ini Kata Ketua FMA

Andri Kurniawan yang sebelumnya mengkritisi, hingga meminta agar Bupati Karawang mengevaluasi kinerja Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, bahkan bila perlu dimutasikannya kembali bereaksi pasca adanya respon Kabid.

Saat dihubungi untuk dikonfirmasi  awak media rakyatjelata.com, Dede Pram selaku Kabid Pertamanan DLHK Karawang. Bukannya merespon, tetapi malah mengeluh dengan nada, "Saya mah emang hayang dimutasi...(saya mengingkan untuk dipindah saja). Cape dikieukeun wae (capek di kritik terus terusan)," ungkap Dede.

Baca Juga: Terkait Dugaan Jual Beli Proyek Di Kampus Unsika, HK Berikan Klarifikasi Dan Narasumber Berharap Untuk Minta Maaf

Menyikapi informasi tersebut, Andri Kembali menyikapi sikap Kabid Pertamanan, "Kalimat tersebut seolah mengisyaratkan bahwa yang bersangkutan sebagai pejabat teraniaya. Seharusnya sebagai pejabat eselon III, tidak perlu menggunakan gaya playing victim. Kalau pun benar ingin dimutasi? Seharusnya atas dasar kesadaran, bahwa kinerjanya buruk," Sabtu, (23/3/2024).

"Kami LMP Mada Jabar sedang menggali data perihal beberapa proyek yang ada di Bidang Pertamanan, kalau ditemukan adanya celah hukum. Tentunya tidak akan segan - segan kami laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH). Karena dari beberapa proyek besar, yang menjadi sorotan kami bukan hanya RTH Rengasdengklok, proyek taman bundaran Interchange Karawang Barat juga menjadi fokus perhatian kami," Tegasnya

Baca Juga: Dugaan Monopoli dan Jual Beli Paket Proyek Dikampus UNSIKA Karawang Menjadi Sorotan Pemerhati Pemerintahan

"Namun sebelumnya, kami akan melayangkan surat audiensi terlebih dahulu kepada DLHK Karawang. Agendanya akan kami lakukan pasca atau setelah hari raya Idul Fitri nanti," Pungkasnya(@di)

Editor : hendro