Masyarakat Tanjung Genting Mudik Kembali Datangi Pemdes, Minta Pilkades Ulang

oleh -563 views

KERINCI- JAMBI, rakyatjelata.com,- Sejumlah masyarakat Desa Tanjung Genting Mudik Kecamatan Gunung Kerinci, Selasa (14/1), kembali mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kerinci atau yang biasa disebut Pemdes.

Kedatangan mereka yang kedua kalinya tersebut untuk mempertanyakan tentang gugatan proses dan hasil Pilkades 26 Desember 2019 lalu yang diduga telah terjadi berbagai kejanggalan dan penyimpangan, sebagaimana yang tertuang dalam gugatan mereka tersebut.

“Kami kembali mendatangi Pemdes untuk mempertanyakan gugatan kami tersebut” kata Ronal kepada media.

Lebih lanjut, Ronal mengatakan, pihaknya dari pendukung Cakades nomor urut 2 (dua) atas nama Sutian, bersama masyarakat pendukung Cakades 02 tidak bisa menerima hasil Pilkades Tanjung Genting Mudik, karena mereka merasa telah diperlakukan tidak adil oleh Kepala Desa (PjS) dan juga BPD.

Diketahui, PjS Kades dan BPD telah berpihak secara aktif kepada Cakades 01, yakni dengan melakukan intervensi maupun intimidasi kepada masyarakat pemilih, sehingga terjadi selisih 2 (dua) suara yang merugikan Cakades 02.

“Kami merasa ini sangat tidak adil, mereka (PjS dan BPD) berpihak kesitu, kita tidak bisa terima ini” terang Ronal.

Selain itu, masih banyak kejanggalan lainnya, seperti adanya pemilih ganda, dan yang lebih parah lagi ialah penghitungan suara dilakukan pada malam hari dan secara tertutup tanpa boleh disaksikan oleh masyarakat sehingga indikasi kecurangan sangat kuat dan tidak demokratis.

“Banyak kejanggalan, ada pemilih ganda dan juga penghitungan tertutup di malam hari, ini kan luar biasa, biasanya tidak pernah seperti ini, ini sangat aneh” ujar Ronal.

Lebih lanjut, ia mengatakan,”Maka dari itu kami secara tegas menolak hasil maupun proses Pilkades ini, dan meminta kepada Pemkab Kerinci untuk serius menindaklanjuti kasus ini untuk dapat dilakukan pemilihan ulang agar demokrasi berjalan dengan baik” ujarnya. (red)