YKCA Unjuk Rasa di Perhutani Divisi Regional Jawa Timur

oleh -749 views

SURABAYA , rakyatjelata.com – Sekitar 28 orang dari Yayasan Karya Cipta Abisatya ( YKCA ) berunjuk rasa di depan Kantor Perhutani Divisi Regional Jawa Timur Jl. Gentengkali Surabaya. Mereka menuntut kasus perambahan, perusakan dan pencurian kayu yang marak terjadi di dalam kawasan hutan KPH Blitar.

Peserta aksi membawa poster dan spanduk yang bertuliskan ” Dana Rehabilitas Hutan Dan Lahan Bukan Untuk Memperkaya Diri “, Tangkap Koruptor Yang Diduga Kuat Menyelewengkan Dana RHL Thn 2019, Diduga Kuat Terjadi Penyelewengan Dana RHL Oleh Management KPH Blitar Tahun 2019 , Dana Rehabilitas Hutan Dan Lahan Bukan Untuk Memperkaya Diri, Hentikan dan Tangkap Para Pelaku Kejahatan Lingkungan dan Hutan “.

Foto : Budi Sulisyo Ketua YKCA

Ada 5 desa yang terdampak dari perusahan hutan yang mana perusakan hutan ini sudah beralih fungsi, perambahan dan pencurian kayu dibiarkan sehingga mereka mengalami banjir disetiap tahun yaitu desa Bacem, desa Pandan Arum, Kelurahan Kalipang, Kelurahan Sutojayan dan Kelurahan Kedung Bunder.

Agus Budi Sulisyo selaku Ketua YKCA kepada awak media Selasa (12/10/2021) mengatakan ” lambatnya penanganan kasus gangguan keamanan hutan tidak pernah terselesaikan dengan baik “. Paparnya.

Masih keterangan Agus pada tahun 2019 kami menemukan adanya dugaan kuat penyelewengan dana rehabilitasi hutan dan lahan yang ada di BKPH Campurdarat dan RPH Tanggung Gunung, ini para pelakunya justru dimutasi untuk menghilangkan jejak.

” Kami minta kepastian hukum dan penegakan hukum kepada Kepala Perhutani Divisi Regional untuk para pelaku yang diduga kuat menyelesaikan dana anggaran RHL ini untuk ditindak dengan tegas sesuai dengan hukum dan perundang undangan yang berlaku”. Tuturnya.

Dalam audiensi antara YKCA dengan Divisi Regional Jawa Timur tidak ada titik temu yang baik , yang kami sampaikan ternyata Divisi Regional Jatim menjawab sudah tidak pada tujuan yang kami sampaikan . Dalam waktu dekat kami akan lakukan orasi kedua di Manggala Wanabakti dan dilanjukan kesini lagi sampai menemukan keadilan. Karena disini banyak sekali kami ditemukan dilapangan terkait penarikan dana Rp.250.000 perklances oleh manejemen KPH Blitar memang tidak bisa menemukan tapi ini sangat menyakitkan hati masyarakat sehingga mengalami kegagalan tanaman, ini yang dipakai dana APBD dan APBN jadi harus ada pertanggung jawaban.”Tegasnya.

Foto : Heru Restyo Kasi Perlindungan

Dari pihak Divisi Regional Jawa Timur yang diwakili Heru Restyo Kasi Perlindungan mengatakan ” Awal ceritanya di kawasan hutan KPH Blitar banyaknya marak pencurian dan kami sebagai petugas selalu menindak lanjuti laporan dari masyarakat dan kami cek dilapangan , disana ada pelaku, barang bukti kami amankan dan dilaporkan ke Polsek setempat.” Terangnya.

” Selama ini tuntutan mereka untuk mengembalikan fungsi hutan setiap tahun kami lakukan reboisasi diwilayah Blitar dan semua butuh proses apalagi sekarang musim kemarau tidak mungkin kami lakukan penanaman, di awal musim hujan kami akan lakukan reboisasi.” Pungkas Heru.

Reporter : Ida

No More Posts Available.

No more pages to load.