Workshop Nasional, Pembekalan Bacaleg DPR/DPRD PAN.

oleh -786 views

JAKARTA, Rakyatjelata.com, 16/09/2018. Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar workshop untuk pembekalan bacaleg DPR /DPRD PAN dari seluruh Indonesia, dengan tema “Peran Legislatif Dalam Membangun Demokrasi Indonesia.”
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menginstruksikan seluruh calon legislatif PAN untuk mendukung sepenuhnya pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pemilu 2019.
“Kita harus bekerja keras untuk memenangkan diri jadi anggota legislatif dan memenangkan Prabowo-Sandi jadi Presiden dan Wakil Presiden RI. Itulah tujuan kita mengadakan workshop (pembekalan caleg),” kata Zulkifli dalam sambutannya.
“Ada 2.500 bakal calon legislatif (bacaleg) yang hadir dari seluruh Indonesia,”ujar Caleg PAN Dapil 3 Jakarta Utara, Samsudin di Hotel Grand Paragon, Jakarta, Minggu (16/9).
Diadakannya Workshop Nasional selama tiga hari ini dikatakan Samsudin untuk menindaklanjuti strategi pemenangan PAN di 2019.
Semua Kader diarahkan dan dilatih bagaimana memenangkan suara suara diakar rumput dan suara suara di masyarakat untuk merebut kembali kejayaan PAN di 2019.
“Semoga di Dapil tiga Jakarta Utara ini jmendapatkan putra putra terbaik yang amanah dan istiqomah kepada masyarakat”,lanjutnya.
Menurut Samsudin, untuk konsilidasi dengan partai sudah baik, yang sekarang sudah konsultasi dengan para tingkatan mubalik amanah, dengan akar rumput, dengan tim pemenangan dan tokoh masyarakat.
“Bagaimana merangkul hati rakyat lebih lagi dan PAN dimata masyarakat lebih bagus lagi, lebih diterima lagi dari tahun tahun yang lalu,” harapnya di depan para awak media.
Calon Presiden 2019, Prabowo Subianto hadir. memberikan sambutannya. Sebagaimana dilansir Poskotanews.com, dalam pidatonya tersebut mengatakan,
“Ada orang-orang yang sengaja mengemplang utang. Proyek dibangun bukan untuk berhasil tapi untuk mencuri uang rakyat,” kata Prabowo ketika pidato dalam acara Workshop Nasional PAN di Hotel Grand Paragon, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (16/9/2018).
Prabowo mengklaim mayoritas rakyat Indonesia merasa khawatir dengan masa depan mereka karena kondisi saat ini kekayaan Indonesia, menurutnya, tidak lagi di tangan Indonesia melainkan di tangan negara lain.
“Kunci kemakmuran adalah bagaimana pemerintah dapat mengelola kekayaan nasional. Dan segala indikator mengatakan dengan segala hormat bahwa kekayaan nasional Indonesia tidak tinggal di Indonesia, dibawa terus ke luar negeri,” ungkap Prabowo. (Sdt/p03).

No More Posts Available.

No more pages to load.