Warga Miskin di Sidodadi Kini Tempati Rumah Baru Bantuan Renovasi Dari Kepala Desanya dan Polsek

oleh -329 views

BOJONEGORO, Rakyatjelata – Wakiran (66) warga dusun Gempol Desa Sidodadi Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Kini Sudah bisa bernafas lega.

Rumah barunya, hasil Renovasi atas Bantuan Kepala desanya Mudzakir dan para donatur kini Sudah ia Tempati bersama istrinya Patonah (62) dan anak bungsunya.

Wakiran mengaku senang dengan bantuan tempat tinggal baru ini, impian merenovasi rumah yang sebelumnya terkendala oleh keterbatasan ekonomi kini sudah terpenuhi.

“Saya senang, saya bersyukur dan Ucapkan Terima kasih Kepada Pak kades dan para donatur yang telah membantu saya untuk renovasi rumah saya.”Ucap pak Wakiran Kepada Media ini saat di temui di rumah barunya. Minggu (12/1/2020) Sore.

Sementara, Mudzakir Kepala Desa Sidodadi mengaku dia membantu merenovasi rumah wakiran karena dari informasi yang masuk, bahwa warganya menempati rumah tidak layak huni yang tak bisa di tunda lagi untuk di tangani.

“Sebenarnya, Sebelumnya sudah kami ajukan mas, namun kalo melihat kondisi rumahnya sudah parah, kayaknya kelamaan, Untuk itu langsung kami bantu untuk merenovasi.” ujar Pak Kades

Selain itu dalam hal ini Mudzakir Selaku Kepala desa juga mengucapkan Terima kasih kepada Polsek Sukosewu, koramil Sukosewu, masyarakat dan sejumlah relawan yang secara Sukarela membantu merenovasi rumah warganya.

“Allamdulillah semoga ini bermanfaat untuk Keluarga Wakiran, tidurnya semakin nyenyak, dan sudah tidak khawatir lagi jika turun Hujan.”Kata pak Kades.

Sebagaimana di ketahui, Sebelumnya, Rumah Wakiran, kondisi rumahnya memang Sudah lapuk berdinding bambu, berlantaikan tanah dan atap rumahnya Bocor bahkan bagian dapur sudah tidak bisa di tempati lagi karena nyaris roboh.

Dalam rumah tersebut dapur juga di jadikan satu dengan ruangan rumah yang di pakai aktifitas sehari – hari namun ada bagian yang disekat untuk Satu kamar yang di tempati Wakiran dan istri.

Adapun untuk kebutuhan sehari – hari hanya mengandalkan penghasilan sang istri, yakni hasil dari membuat tampar dari pelapah pisang atau yang biasa di sebut Dalungan, karena suaminya sudah tidak mampu bekerja lagi dan anaknya masih pengangguran. (Tim/Red)