Warga Desa Maling Mati Duel Menggunakan Parang.

oleh -5,171 views

BOJONEGORO, Rakyatjelata.com – Bak film pendekar, Dua warga desa maling mati, Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur, SMR (60) dan SPY (40), duel mempersenjatai diri dengan parang. Untuk motifnya saat ini masih dalam penyelidikan polisi
Akibat duel ini, SMR Terluka pada ibu jari kiri dan luka di kepala, akibat terkena sabetan senjata tajam, serta mengalami muntah-muntah, sehingga oleh petugas Polisi dibawa ke RSI Muhammaiyah Cepu.
Sedangkan SPY, Terluka di pergelangan tangan kanan dan perut bagian kiri belakang, juga akibat terkena sabetan senjata tajam, sehingga oleh petugas pelaku dibawa ke RSUD Padangan.

Perkelahian itu terjadi di jalan poros desa maling mati, Tambakrejo, Bojonegoro, Senin (08/10/2018) sekira pukul 14.30 WIB kemarin siang, perkaranya saat ini ditangani Polsek Tambakrejo.
Kasubbag Humas Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sri Ismawati, kepada awak media ini pada, Selasa (09/10/2018) pagi menuturkan, bahwa peristiwa perkelahian tersebut pertama kali dilaporkan oleh kepada desa setempat kepada anggota Polsek Tambakrejo, sehingga anggota segera mendatangi lokasi kejadian.
“Setelah sampai di lokasi, petugas langsung mengamankan kedua pelaku berikut barang bukti berupa dua bilah senjata tajam,” tutur AKP Sri Ismawati.
Adapun barang bukti yang diamankan petugas berupa sebilah pedang bermata tajam, dengan panjang kurang lebih 76 sentimeter, milik pelaku SMR dan sebilah golok bermata tajam, milik pelaku SPY, dengan panjang kurang lebih 50 centimeter.
“Belum diketahui motif kedua pelaku hingga berkelahi. Saat ini petugas masih meminta keterangan pada para saksi,” jelas AKP Sri Ismawati.
Secara terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, ketika dikonfirmasi awak media ini pada Selasa (09/10/2018) pagi membenarkan, bahwa telah terjadi tindak pidana perkelahian yang saat ini perkaranya sedang ditangani oleh petugas Polsek Tambakrejo.
“Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan. Sambil menunggu kedua pelaku sembuh dari perawatan,” jelas Kapores, AKBP Ary Fadli. (ArifH/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.