Unjuk Rasa Terhadap UU Fidusia Di Serang Preman

oleh -929 views

SURABAYA, rakyatjelata.com – Aksi demo terhadap Misuho Balimor Finance yang ada di gedung Honda Center lt 4 jl Basuki Rahmat Surabaya ricuh. Komunitas Joyosemoyo di saat menggelar demo secara damai mendadak di serang oleh sekelompok orang tak dikenal. demo dengan orasi mewakili suara rakyat yang selama ini merasa di rugikan oleh Debt colector berubah ricuh. beberapa pelaku aksi di pukul dengan membabi buta tanpa sebab yang jelas. kelompok ini di tengarai dari pihak Debt colector yang di anggap tidak terima oleh orasi demonstran Joyosemoyo Comunity. peserta demo yang sebagian terdiri dari Mahasiswa dan bersama beberapa Konsumen yang di rugikan Oleh pihak Finance berbuntut ke rana hukum. Senen (9/4/18)
Dalam hal ini Kapolsek Genteng Kompol Ari Trestiawan dengan seluruh jajarannya berusaha mengendalikan situasi. Di bantu dengan personel Polrestabes, akhirnya peristiwa yang hampir terjadi pertumpahan darah ini berhasil di redam. merasa tidak terima pihak Joyosemoyo akan menindak lanjuti perkara ini ke rana hukum. pihaknya akan berkordinasi dengan kepolisian untuk mengusut tuntas perkara pemukulan yang di lakukan oleh kelompok tak di kenal ini.
 

 
Dalam pernyataan yang di sampaikan oleh ketua perlindungan konsumen (YALPK) bahwa perkara ini akan di lakukan upaya mediasi terlebih dahulu. agar di temukan titik temu antara kedua belah pihak dengan jalan damai. namun apabila dalam mediasi tersebut tidak menghasilkan kesepakatan apapun, maka Joyosemoyo Comunity akan melakukan laporan secara resmi.
“kita akan coba lakukan mediasi terkait pemukulan ini. setelah ada titik temu baru kita akan lakukan upaya damai. tetapi apabila para pelaku ini tidak kooperatif ya jangan salahkan Joyosemoyo apabila melanjutkan masalah ini ke rana hukum” tegas Edi.
Sedangkan demonstran yang terdiri dari Mahasiswa merasa kecewa dengan perlakuan kelompok tersebut. pasalnya mereka masih menganggap orang-orang itu adalah rakyat seperti pada umumnya. namun mengapa mereka melakukan itu, seakan akan mereka sudah kehilangan hati nurani. padahal tujuan dari demo ini agar masyarakat tidak menjadi resah oleh perlakuan orang bayaran yang profesinya merampas dan menakut nakuti masyarakat. demonstran meyakini bahwa mereka dari pihak tertentu yang tidak setuju dengan adanya demo tersebut.
“kami tetap akan menyuarakan suara rakyat, kami akan tetap membawa aspirasi rakyat tentang kebijakan dari Menkumham dan Kementrian Keuangan bahwa tidak seharusnya Debt Colector melakukan perampasan atau penyitaan terhadap masyarakat yang sedang terkendala dengan pembayaran kreditnya sehingga terlambat” ucap Salman salah seorang demonstran.
” kami akan pertaruhkan segenap tenaga agar pihak Finance tidak semena mena lagi terhadap para konsumen yang dengan sengaja menyewa Debt Colector” imbuhnya.(kiki/red)
bersambung..

No More Posts Available.

No more pages to load.