Saksi Tergugat CZ Ditagih Warga Usai Persidangan di PN Gunungsitoli

oleh -1.264 views

Gunungsitoli, Rakyat Jelata

Sidang pemeriksaan saksi tergugat perkara nomor :23/Pdt.G/2020/PN Gst; yakni gugatan perbuatan melawan hukum (PMH), adanya dugaan “perampasan” hak kemerdekaan dan hak milik serta “tipu muslihat” dengan Penggugat Sudirman Telaumbanua, warga Desa Onozotoli Sifaoroasi Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Salmi yang menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Gunungsitoli sebagai salah seorang saksi karena Salmi merupakan pemborong sekaligus bawahan tergugat (CZ) saat masih aktif sebagai anggota TNI pada waktu itu, istri penggugat menagih biaya pemakaian air selama 3 (tiga) bulan kepada Salmi sesaat setelah meninggalkan ruang persidangan, kemarin (15/10).

“Saya merasa dibohongi, ditipu oleh Salmi. Salmi mengambil air dari rumah saya menggunakan sanyo untuk keperluan pada kegiatan pembangunan jalan dan bangunan pendukung lainnya milik tergugat. Selama 3 bulan lamanya, tiap hari air dan listrik dipakai. Sudah 5 Tahun lamanya, Salmi belum membayar sama saya biaya penggunaan listrik dan air itu, Salmi hanya janji ke janji saja. Ketika saya mendengar dia menjadi saksi dalam persidangan gugatan suami saya terhadap CZ, maka saya tagih dia disini” ujar Ina Sapna kepada wartawan di PN Gunungsitoli, (15/10).

Pantauan wartawan dilokasi, Salmi yang baru saja keluar dari ruang persidangan PN Gunungsitoli, seorang ibu rumah tangga yang diketahui adalah istri penggugat, langsung menghadang dan menagih Salmi atas biaya penggunaan jasa listrik dan air yang digunakan Salmi. Salmi yang terlihat gugup saat itu, dengan tergesa-gesa langsung menuju tempat parkir kendaraannya dan kemudian bergegas pergi.

Informasi berhasil dihimpun wartawan, DZ salah seorang penyuplai bahan material pada pembangunan yang dilaksanakan oleh Salmi saat itu (Tahun 2015), mengakui jika Salmi masih belum tuntas membayar bahan material yang telah digunakan untuk proyek pembangunan CZ bernilai hampir puluhan juta rupiah.

Sementara, Salmi yang dikonfirmasi terkait hal tersebut via pesan singkat SMS, hingga berita ini dipublikasikan belum memberikan respon. (aza)