Pria Bergaya Petinju Kampung Tonjok Wanita Lemah.

oleh -338 views
Foto : Stevanus Pelaku Pemukulan terhadap tetangganya wanita

Sidoarjo, Rakyatjelata –  Seorang pria, Stevanus namanya, dengan bergaya petinju menghantam wajah perempuan berinisial DN (53), warga Perumahan Oasis Resident Blok A 21, RT.09 RW.04 Dusun Semampir, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo dengan luka lebam di pipi sebelah kanan. Stevanus berhasil melukai wajah wanita separuh baya ini dengan cara yang sangat beringas. sambil berlari kesetanan, pria yang di anggap oleh warga sebagai pengangguran berat ini menonjok wajah DN di depan anak dan warga setempat. merasa di sakiti, DN bersama anaknya mendatangi Polsek Sedati guna melaporkan tindakan yang di lakukan oleh Stevanus. Sidoarjo, Minggu (12/1/2020).
Mendengar adanya informasi bahwa pelaku penganiayaan atas nama Stevanus akan di lepas oleh penyidik, DN mendatangi Polsek Sedati untuk menanyakan status dari laporannya yang dilakukan Selasa 24 Desember 2019, atas tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh Stevanus tempo hari. ternyata informasi tersebut di patahkan oleh ketegasan Kanit Reskrim Polsek Sedati Iptu Kodir bahwa tersangka telah di jebloskan di dalam sel tahanan saat ini.
Sambil menunjukkan Tanda Bukti Lapor / LP / 146 / XII / 2019 Resta SDA / SEK SDT, perempuan paruh baya itu mengaku tidak terima jika terlapor tidak ditahan, atas perbuatan yang dilakukan terhadap dirinya. Yakni pemukulan yang mengenai wajah atau mata bagian kanan, hingga bengkak dan membiru. Pemukulan juga dilakukan kepada anak lelakinya. oleh karena perbuatannya itu, pelaku akan di jerat pasal 351 ayat 1 dengan ancaman hukuman selama 2 tahun paling lama.
 “Saya tidak terima kalau pelaku tidak ditahan, kalau memang tersangka di lepas, saya akan laporkan ke Polda. Dan masalahnya kalau dilepas apa ada jaminan keselamatan pada diri saya dan keluarga saya,” kata DN, ditemui di Polsek Sedati.
Dia menambahkan, semalam polisi telah mengamankan terlapor, dan sudah berada di Polsek Sedati. Dari cerita anaknya, di kantor polisi sejumlah orang terlihat datang, mereka adalah rekan-rekan Stevanus, Itu yang membuat DN mengaku menjadi was-was.
Dia juga menyebut, ada upaya mediasi oleh polisi. Meski mengaku memaafkan tindakan yang dilakukan oleh Stevanus, perempuan itu meminta pelaku untuk tetap ditahan.
Selain itu, awak media juga menanyakan kepada pelaku akan adanya kejadian tersebut saat dirinya masih bebas berkeliaran di luar ruangan Reskrim. namun sayangnya, anak perempuan Stevanus menjawab dengan ketus. dirinya menganggap bahwa masalah ini adalah salah paham belaka. bahkan dirinya menganggap hal ini tidak ada unsur penganiayaan sedikitpun.
” Ini hanya salah paham saja okey, kalau memang di anggap penganiayaan coba sebutkan contohnya, kalau memang kalian beritakan saya akan menuntut pencemaran nama baik.” Sahut anak perempuan Stevanus kepada awak media dengan nada emosional.
Dikatakan dari beberapa keterangan, bahwa peristiwa terjadi pada 24 Desember, sekitar pukul 09.15 WIB. Di picu oleh rasa jengkel yang sudah bertahun tahun timbul. Sempat warga setempat memediasi kepada Stevanus dan keluarganya untuk kembali rukun bersama para tetangganya, namun tetap saja selalu terulang kembali. menurut keterangan warga, Stevanus memang berperangai aneh.
“Kalau ada tetangga lewat di depan rumahnya naik motor akan di siram air oleh Stevanus. berdasarkan keterangan warga pula, Stevanus sehari hari hanya di rumah saja, Selain itu kegiatannya hanya menyiram bunga.” terang anak DN.
Sesuai dengan informasi terakhir, saat dihubungi melalui nomor WA (Whatsapp), Kanit Reskrim Polsek Sedati menjawab kalau terlapor atau Stevanus telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. “Saat ini pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan kini sudah kami tahan,” kata Kanit Reskrim Polsek Sedati, Iptu Khodir. (Ki/Red)