Pemkab Bojonegoro Mengadakan Rakor Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2018

oleh -535 views

BOJONEGORO,rakyatjelata.com– Lebaran sebentar lagi, biasanya orang-orang yang merantau ke kota besar akan melakukan mudik untuk bisa menikmati lebaran bersama keluarga mereka di kampung halaman. Hal tersebut sudah menjadi tradisi yang turun temurun di negara kita, mudik sudah merupakan agenda wajib bagi masyarakat indonesia. Untuk memberikan pelayanan yang prima bagi para pemudik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengadakan rapat koordinasi persiapan angkutan lebaran tahun 2018 (30/5) di ruang Angling Darma Gedung Pemkab Bojonegoro. Pada kesempatan itu hadir pula Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Polres Bojonegoro, Kodim 0813, Dinas Perhubungan, Camat Se-Kabupaten Bojonegoro, Para Direktur RSUD Di Lingkup Pemkab Bojonegoro, Organda,Komandan Brimob.

Suhartono selaku Kabid Angkutan Dinas Perhubungan menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan mudik untuk merayakan hari raya idul fitri. Dimana pada momen tersebut banyak masyarakat yang melakukan perjalanan menuju ke kampung halaman masing-masing untuk berkumpul dengan keluarga. Disitulah tugas kami untuk memberikan kelancaran bagi para pemudik agar bisa melakukan perjalanan dengan lancar dan bisa sampai tujuan dengan selamat. Kami memohon bantuan dari semua pihak agar kita bisa memberikan pelayanan yang prima bagi para pemudik.

Suasana Saat Rakor Di Pemkab Bojonegoro (Foto By Kusmani)

Asisten pemerintahan dan Kesra Djoko Lukito, S.Sos, MM dalam sambutannya sekaligus membuka rapat koordinasi persiapan angkutan lebaran menyampaikan bahwa lebaran yang sebentar lagi akan menyibukkan kita dimana orang-orang yang di kota akan kembali ke kampung halamannya untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga mereka dikampung halaman. Maka dari itu kita harus bisa memberikan pelayanan yang prima bagi para pemudik yang melewati Bojonegoro. Persiapan mudik tahun kemarin bisa dijadikan masukan bagi persiapan mudik tahun ini. Meskipun tahun kemarin kita sudah semaksimal mungkin dalam memeberikan pelayanan prima bagi para pemudik. Namun masih ada kekurangan yang harus dievaluasi dan dibenahi untuk tahun ini. Agar para pemudik bisa mendapat kenyamanan saat melakukan mudik.

Selain itu dengan adanya kejadian putusnya jembatan Babat Lamongan-Widang Tuban akan mengubah jalur para pemudik yang semula menggunakan jalur pantura sebagai jalur utama, bisa jadi para pemudik akan memilih untuk melewati Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan perjalanan mudik sebagai jalur utama. Para Camat terutama yang diperbatasan juga diharapkan bisa ikut memantau jalannya mudik dan bisa memberikan masukan jalur mana yang nyaman dan bisa dilewati bagi para pemudik. Karena camat yang lebih mengetahui hal tersebut.(Kus/Red)