Pelatihan Management Event di Desa Padomasan

oleh -212 views

JEMBER, rakyatjelata.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember menggelar pelatihan management event bagi desa-desa di Kecamatan Jombang. Pelatihan ini bertujuan agar setiap desa di sana mampu mengolah sendiri event (kegiatan) kesenian dan budaya berbasis kearifan lokal.

Acara digelar di Kantor Desa Padomasan, Sabtu, (5/3/2022) berbarengan dengan kegiatan J-HUR (Jember Hadir Untuk Rakyat) di Kecamatan Jombang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Jember, Harry Agustriono, ATD, MT, mengatakan pelatihan diikuti oleh perwakilan pengelola seni dan budaya di 6 desa yang ada di Kecamatan Jombang.

“Pelatihan ini kami menggandeng teman-teman dari JFC (Jember Fashion Carnival), ” ucap Harry.

 

Konsep manajemen event ini dihadirkan di desa dengan tujuannya agar masing-masing desa dapat membuat event-event sendiri di tingkat desa dengan mengatur jadwal (kalendering) para seniman yang akan mengisi kegiatan seni budaya.

“Karena berbasis kearifan lokal yang tampil adalah kesenian yang ada di desa atau kecamatan tersebut, misal di kecamatan Jombang saat ini terdapat kesenian reog, jatilan/jaranan, campursari serta kesenian musik hadrah, itu bisa ditampilkan di balai desa setempat. Sehingga dapat melestarikan seni budaya, harapannya di desa-desa di Kabupaten Jember akan muncul seni budaya yang beraneka ragam sesuai karakter daerahnya, sehingga motivasi untuk berkembang akan terus berlanjut,” terang Agus.

Ia menambahkan, konsep panggelaran tidak hanya tampil dalam bentuk pentas secara langsung ditonton masyarakat, tetapi juga dapat diselenggarakan dalam bentuk virtual, sehingga masyarakat bisa melihat kesenian dari desa di Jember jarak jauh melalui media online. Suatu ketika event-event itu masih dapat dikolaborasikan skala besar yang tampil secara langsung di kota Jember atau secara virtual tampil bersamaan.

Bagi Dinparbud ini adalah kegiatan pertama kali pada J-HUR atau Jember Hadir Untuk Rakyat (yg ke 4). Agus berharap kedepan bisa diselenggarakan secara konsisten dengan tema-tema yang lebih baik yaitu pengembangan destinasi wisata, ekonomi kreatif dan seni budaya dengan narasumber yang kompeten.

(Sigit)

No More Posts Available.

No more pages to load.