rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Proyek Terlalu Murah, Jalan Pasirukem-Pasirjaya Yang Sudah Dikerjakan Retak dan Bercelah

avatar rakyatjelata.com
Hasil pembangunan proyek jalan Pasirukem-Pasirjaya terlihat pecah dan bercelah, dugaan garapan murah yang dianggarkan melalui APBD Kabupaten Karawang (Foto: Dok @di krwng/rakyatjelata)
Hasil pembangunan proyek jalan Pasirukem-Pasirjaya terlihat pecah dan bercelah, dugaan garapan murah yang dianggarkan melalui APBD Kabupaten Karawang (Foto: Dok @di krwng/rakyatjelata)

KARAWANG | rakyatjelata.com - Program pemerintah kabupaten Karawang yang sedang gencar gencarnya meningkatkan infrastruktur jalan dengan maksud dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, tercederai dengan adanya kualitas pekerjaan yang di nilai kurang maksimal.

Salah satunya pekerjaan peningkatan jalan ruas pasirukem-pasir jaya dengan pagu anggaran yang mencapai 5 milyar rupiah dan tender tersebut di menangkan oleh CV ziadan Dengan nominal penawaran seharga 4 milyar dan apabila di persentase kan penawaran cv tersebut menjatuhkan anggaran sebesar 20% dari nilai pagu anggaran.

Baca Juga: Guru Patungan Biayai Acara, Kadisdikbud Wawan Setiawan Beri Apresiasi: Cara Ini Bikin Siswa Tetap Tersenyum

Banyak pihak menilai dengan penawaran yang membuang anggaran sebesar 20% hasil pekerjaan tidak akan maksimal malah cenderung akan menghasilkan kualitas yang jelek.
Hal tersebut di ungkapkan oleh haji nanang komarudin SH. MH. selaku pemerhati kebijakan pemerintah serta ketua Umum LBH Maskar Indonesia,menurutnya cv zaidan dalam melakukan penawaran di anggap tidak masuk akal, karena sesuai dengan ketentuan DED di buat oleh PPK dalam perhitungannya Margin atau keuntungan itu di perhitungkan dalam HVS adalah 15% , apabila CV dalam penawaran membuang 20% secara otomatis jangankan untung, untuk menutupi kekurangan 5 % dalam penawaran, pemenang tender harus memutar otak bagian sisi mana yang harus di kurangi apa dari segi upah pekerja, ataupun dari kualitas pekerjaan karena apabila hal tersebut tidak di lakukan CV pemenang tender sebelum melaksanakan pekerjaan sudah mengalami kerugian sebesar 5% dari nilai kontrak. Tutup H Nanang

Di lain pihak untuk membuktikan apa yang di ucapkan oleh H Nanang Komarudin SH.MH, awak media sengaja mendatangi lokasi pekerjaan proyek selasa 28/10/2025 dan melihat hasil pekerjaan yang telah di selesaikan walaupun hanya sebagian kecil yang sudah terselesaikan.
Dilokasi proyek terlihat ada beberapa puluh mungkin ratus meter jalan yang sudah di cor beton, namun alangkah terkejutnya awak media ketika terlihat jalan yang sudah di cor beton akan tetapi belum terinjak kendaraan sudah terlihat banyak yang retak dan belah secara horisontal, hal tersebut jelas membuktikan bahwa apa yang di ucapkan oleh ketua LBH Maskar Indonesia bahwa CV pemenang tender pasti akan melakukan pengurangan kualitas dalam bekerja untuk menutupi kerugian akibat menawar terlalu rendah serta di tuntut untuk menciptakan keuntungan dalam pekerjaan tersebut.

S panggilan akrab kepala desa setempat ketika di konfirmasi untuk di minta tanggapan nya terkait hasil pekerjaan tersebut, S Selaku kepala desa menyatakan sangat tidak puas melihat hasil pekerjaan yang di pakai pun belum tetapi sudah ada yang retak dan belah, S berharap kontraktor tersebut untuk memperbaiki bila perlu bagian yang belah di bongkar saja di beri cor beton yang baru agar kualitas pekerjaan betul betul terjaga dan di laksanakan sesuai dengan Spesifikasi yang dibuat oleh tim perencanaan dinas PUPR kabupaten Karawang

Baca Juga: Dugaan Trik PLN Mengemuka, Pemadaman Listrik Massal di Karawang Ganggu Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha Rumahan

Terpisah Pelaksana saat di konfirmasi awak media mengatakan untuk beton yg retak kita ada treatment khusus.
Sebelum nya faktor keretakan tersebut dari cuaca yang tidak menentu kadang panas banget lebih dari 34 derajat kadang hujan. Sementara kita pakai mutu beton tinggi.
Untuk penanggulangan nya kita juga sudah konsultasi untuk standar yang harus di tempuh yaitu memakai sikagrout 215 dan sikabound NV,ucap zidan

 

Baca Juga: Rotasi dan Mutasi 353 Kepala Sekolah di Karawang, Bupati Tekankan Integritas dan Tanpa Pungutan

@di

Editor : hendro