SURABAYA | rakyatjelata.com - Kritik terhadap kinerja Ketua DPR RI, Puan Maharani, kembali mencuat. Sejumlah kalangan menilai orientasi kepemimpinan Puan tidak menunjukkan keberpihakan nyata terhadap rakyat, bahkan dinilai jauh dari kepekaan politik yang seharusnya dimiliki seorang pimpinan lembaga legislatif.
Tokoh masyarakat Panembahan MH Sholeh Ketua JAPAI menilai, Puan cenderung pasif dalam merespons persoalan bangsa yang kian kompleks. Menurutnya, DPR sebagai lembaga strategis tidak bisa dipimpin oleh figur yang hanya menunggu arahan kepentingan tertentu.
“Puan seharusnya lebih peka terhadap persoalan yang sedang terjadi, bukannya malah berdiam diri dan menunggu perintah dari sebuah kepentingan. Saya kira rakyat sudah bisa menilai langsung kinerjanya. Untuk itu sangatlah tepat bila dilakukan pergantian ketua DPR RI saat kondisi seperti ini,” tegas Panembahan Sholeh.
Ia menambahkan, kepemimpinan DPR RI yang seolah berjalan di tempat berpotensi memperlebar jarak antara wakil rakyat dengan konstituen. Kondisi ini dinilai merugikan publik, terutama di tengah situasi politik dan ekonomi nasional yang membutuhkan respons cepat dan kebijakan solutif.
Desakan pergantian Ketua DPR RI, menurut Sholeh, bukan sekadar kritik personal, melainkan tuntutan agar parlemen kembali pada marwahnya sebagai rumah rakyat. (Ki/Red)
Editor : Admin Rakyatjelata