SUMENEP I rakyatjelata.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 38 Universitas Trunojoyo Madura menghadirkan website resmi Desa Guluk Manjung, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, sebagai upaya mendukung digitalisasi pelayanan informasi desa sekaligus memperluas promosi potensi lokal. Program ini merupakan implementasi dari tema KKN Universitas Trunojoyo Madura, yaitu "Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Digital untuk Mewujudkan Lingkungan Berkelanjutan."
Sebelum adanya website, Desa Guluk Manjung belum memiliki media informasi resmi berbasis digital. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat maupun pihak luar kesulitan memperoleh informasi mengenai profil desa, struktur pemerintahan, kondisi geografis, hingga berbagai potensi yang dimiliki. Potensi unggulan desa, seperti UMKM gula merah dan kerajinan tikar, juga belum dipublikasikan secara optimal melalui media digital.
Selain membangun website, KKN Kelompok 38 turut melakukan pembaruan titik lokasi pada Google Maps untuk memudahkan masyarakat maupun pengunjung dalam mengakses lokasi-lokasi penting di Desa Guluk Manjung.
Proses pengembangan website diawali dengan koordinasi bersama Pemerintah Desa Guluk Manjung, khususnya Wakil Kepala Desa dan Sekretaris Desa, guna mengidentifikasi informasi yang dibutuhkan. Tahapan selanjutnya meliputi pengumpulan data, perancangan tampilan website, hingga penginputan berbagai informasi desa. Selama proses tersebut, perangkat desa berperan aktif dalam menyediakan data dan memberikan masukan agar isi website sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat.
Koordinator Desa KKN Kelompok 38, Khuwailid, menjelaskan bahwa website ini dirancang sebagai media informasi resmi yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa sekaligus menjadi sarana memperkenalkan potensi Desa Guluk Manjung kepada masyarakat yang lebih luas.
"Website ini kami rancang sebagai media informasi resmi desa sekaligus wadah untuk memperkenalkan potensi Desa Guluk Manjung kepada masyarakat yang lebih luas. Harapannya, website ini dapat terus dikelola dan diperbarui sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujarnya, Minggu (12/7).
Website Desa Guluk Manjung memuat berbagai informasi penting, mulai dari profil desa, sejarah, visi dan misi, struktur pemerintahan, kondisi geografis, peta lokasi, potensi desa, hingga dokumentasi kegiatan masyarakat. Kehadiran website ini juga menjadi etalase digital untuk memperkenalkan potensi unggulan desa, seperti UMKM gula merah dan kerajinan tikar, sehingga diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi produk dan potensi lokal.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim KKN memberikan pendampingan kepada perangkat desa mengenai tata cara pengelolaan dan pembaruan konten website. Website dibangun menggunakan sistem statis sehingga lebih ringan, stabil, minim risiko gangguan, serta tidak memerlukan biaya pengelolaan yang besar.
Wakil Kepala Desa Guluk Manjung, Zain Abidi, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura tersebut. Menurutnya, website akan menjadi sarana penting dalam memperkenalkan desa sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh informasi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura atas pembuatan website Desa Guluk Manjung. Website ini akan sangat membantu memperkenalkan potensi desa sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai Desa Guluk Manjung. Semoga website ini dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan untuk mendukung kemajuan desa," tuturnya.
Website resmi Desa Guluk Manjung kini dapat diakses melalui https://gulukmanjung.my.id/. Melalui program ini, KKN Kelompok 38 Universitas Trunojoyo Madura berharap website tersebut dapat menjadi media informasi dan promosi yang berkelanjutan, memperkenalkan potensi Desa Guluk Manjung kepada masyarakat luas, serta mendukung terwujudnya pemberdayaan masyarakat berbasis digital.
Editor : hendro