rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Kasus Pengeroyokan Anggota Pemuda Pancasila Polres Karawang Tetapkan 7 Tersangka

avatar rakyatjelata.com

KARAWANG | rakyatjelata.com
Kasus pengeroyokan yang diduga melibatkan dua LSM, LSM PP dan DPPKB, mengejutkan masyarakat Karawang, Selasa (23/1/2024).

Insiden ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, berawal dari klarifikasi yang dilakukan oleh ormas PP terkait proyek di sekitaran Purwasari. Wakapolres Karawang, Kompol Prasetyo PN, memberikan wawancara eksklusif mengenai perkembangan penyelidikan.

Menurut Wakapolres, ormas PP mendatangi DPPKB Banten untuk klarifikasi, namun situasi menjadi memanas dan berujung pada pengeroyokan oleh lebih dari 30 orang dari LSM DPPKB.

Tiga korban mengalami luka parah dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

"Pelaku melakukan pemukulan kepada korban dengan menggunakan tangan kosong, batu, botol, benda tumpul, dan senjata tajam," ungkap Wakapolres.

Dalam waktu singkat, tim penyelidikan Polres Karawang, dibantu oleh tim Sanggabuana, berhasil mengamankan 7 orang tersangka.

Salah satu tersangka, berinisial RM (24 tahun), telah ditahan, sementara satu orang masih dalam pencarian. Lima tersangka lainnya telah ditetapkan, namun penahanan belum dilakukan.

Korban yang dilaporkan atas nama Endang (46 tahun), Ocep Mulyana (40 tahun), dan Faktor (43 tahun), saat ini sedang mendapatkan perawatan di RSUD Karawang dan Klinik Dimas Medika.

Pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana yang mengatur tindakan kekerasan bersama-sama terhadap orang atau barang, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.

Wakapolres menegaskan komitmen pihaknya untuk memastikan keadilan ditegakkan.

"Kami akan memastikan pelaku mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Tidak ada toleransi untuk kekerasan semacam ini," tegasnya.

Laporan atas kejadian ini telah dilakukan oleh saudara Aas Mulyadi pada tanggal 8 Januari 2024, dengan nomor LP/B/35/1/2024/SPKT/POLRES KARAWANG/POLDA JAWA BARAT.

Insiden pengeroyokan ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Wakapolres mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan berperan aktif dalam melindungi diri dari potensi bahaya serupa. (red)

Editor : hendro