Event Tahunan Jazz Traffic Surabaya Tuai Berbagai Kritikan Pedas

oleh -299 views

Surabaya, RakyatJelata.com – nama jazz traffic festival sudah tidak asing lagi bagi para penikmat musik jazz di surabaya, event tahunan tersebut selalu di nantikan kehadiran nya, para penonton setia JTF selalu di buat penasaran dengan band – band atau artis siapa saja yang akan ikut meramaikan event ini dari tahun ke tahun.

Namun sangat di sayangkan beberapa tahun terakhir mereka para penonton setia JTF(Jazz Traffic Festival) merasa kecewa dengan artis atau band yang di undang, karena menurut mereka beberapa tahun belakangan ini, artis dan band yang di undang sama sekali tidak mewakili genre jazz yang selalu di nantikan oleh penikmat musik jazz di surabaya.

Seperti cuitan kekecewan salah satu penonton setia JTF yang dia share melalui  akun sosmed nya, di dalam ungkapan kekecewaan tersebut dia mengatakan “JTF lagi rame ya? Ya gini ini kalo udah mlengseh, makin ke sini makin gajelas maksud JTF itu sendiri” ungkapnya.

Tak hanya itu di dalam cuitan kekecewaan tersebut, dia juga menjelaskan adanya sedikit misscom penonton dengan salah satu penampil, yaitu didi kempot ber kolaborasi dengan salah satu band fusion dari ibu kota yang bernama fusion stuff , di dalam fusion stuff sendiri terdapat musisi – musisi ternama seperti damez, franky sadikin, dan pada drum di isi dengan lulusan terbaik berklee college of music yaitu rayendra sunito ,pada saat itu dia menggantikan posisi jeane phialsa sebagai drummer utama dari band bernama fusion stuff itu, ungkapan kesal bercampur kecewa yang di lontarkan menjelaskan bahwa “apa yang salah dengan JTF 2019 dan didi kempot x fusion stuff?”

Tidak berhenti di situ, cuitan kekecewaan terus berlanjut, dengan harapan JTF tahun depan bisa kembali ke jalurnya.

Penonton ber ekspektasi penampilan didi kempot menyuguhkan musik campursari pada umum nya, namun mereka lupa bahwa event ini adalah event jazz, jelas penampilan om didi akan sedikit di bumbui dengan chord atau nada – nada yang bernuansa jazz, namun penonton tetap menginginkan penampilan om didi dengan nuansa campursari nya, sehingga timbul suasana tidak mengenakan bagi fusion stuff selaku band yang ber kolaborasi dengan om didi kempot, timbulah pro dan kontra antara penonton yang tau dengan jazz dan yang belum seberapa mengenal musik jazz itu apa, dan di mana sisi indahnya, hal ini terlihat ketika akun instagram jazz traffic di banjiri dengan komen – komen yang pedas dan komen yang pro akan hal tersebut.

Adapun salah satu akun yang menjelaskan dengan nada kerasnya ia berkata” Yang gak faham tuh yang liat, terus mengeluh katanya didi kempot nggak koploan, jelas – jelas event jazz harusnya yang liat harus bisa nalar kalo akan di kemas secara jazz, duh gmnaaa bro” tulis salah satu akun tersebut.

Dengan demikian sudah menjelaskan bahwa adanya kerinduan akan jazz traffic yang benar dan pada jalurnya, para pecinta musik jazz khususnya surabaya sangat menginginkan jazz traffic ini bisa menjadi tempat berkumpulnya para musisi dan terlebih lagi bisa mewadahi talenta lokal yang ada di surabaya agar lebih berkembang dan berkembang lagi.

(Samrife)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *