Beli Sabu Uang Hasil Patungan Dua Pemuda Terpaksa Nginap Di Polsek Pabean Cantikan Surabaya

oleh -139 views

Surabaya Rakyatjelata.com – Dua pemuda terpaksa berurusan dengan Polsek Pabean Cantikan Surabaya dikarenakan mereka mengonsumsi barang haram jenis shabu, pelaku Mohammad Nor Dahlan (28) tahun, Warga asal Dsn.Tambaksari RT.19 RW.06 Kel. Kebunrejo Kec. Kepung Kab. Kediri dan Moh Heri Santoso (31) tahun, warga Banjar Munduk Desa Pengambengan Kec. Negara Kab. Jembrana, diamankan pihak Polsek Pabean Cantikan usai kedapatan mengonsumsi narkoba jenis shabu-shabu.

Kedua pemuda yang diamankan petugas tersebut diketahui bernama Mohammad Nor Dahlan (28) dan Moh Heri Santoso (37).

Mereka diduga melakukan pesta shabu-shabu sekira pukul 20.30 Wib di Jalan Kali Kepiting 95 – B Surabaya Keduanya ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi terkait dari masyarakat sekitar.

“Bisa dikatakan pesta karena dari tangan kedua pelaku kami mengamankan barang bukti narkoba jenis shabu yang mana barang haram tersebut dibeli oleh kedua pelaku bersama-sama dengan uang hasil patungan. Kejadiannya sendiri berlangsung pada Hari Kamis (05/12/2019) ujar Kapolsek Papean Cantikan AKP Mellysa Amalia, SH, S.I.K, ,

Iptu Evan Andias menjabarkan; Dari kedua pelaku, petugas kami berhasil mengamankan barang bukti jenis shabu 2 (dua) bungkus plastik kecil atau poket shabu-shabu yang berat seluruhnya + 0, 85 (nol koma delapan lima) gram dengan plastik pembungkusnya dan
1 (satu) buah Handphone merk Samsung.

“Selain itu, pada saat kami gerebek di Jalan Kali Kepiting 95 – B Surabaya, anggota menemukan barang bukti berupa 2 (dua) poket shabu shabu yang berada disaku depan sebelah kanan yang dipakai Mohammad Nor Dahlan, selanjutnya pelaku dan BB dibawa ke Polsek Pabean Cantikan,” tutur dia.

Sementara itu, Iptu Evan Andias menambahkan; bahwa generasi muda ini merupakan pemegang tongkat estafet masa depan bangsa. Pemuda merupakan generasi penerus dan pemimpin bangsa yang harus dipersiapkan dan dijaga dalam mencapai cita-cita bangsa.

Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku Mohammad Nor Dahlan (28) dan Moh Heri Santoso bin (31) di duga telah melanggar pasal subsider pasal 112 ayat (1) UU No.35 th 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah),” pungkasnyo.(Sam/red)