Bawa Sisa Sabu Dari Madura, Deddy Rama Triana Dan Claudya Sherlya Lie Berujung Di Meja Hijau.

oleh -500 views

Surabaya-Rakyatjelata – Deddy Rama Triana bantu Caludya Shelya Lie atasi sakit nyeri usai jalani operasi dengan cara hisap sabu di Madura, kini keduanya, harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya di ruang Garuda Pengadilan Negeri Surabaya, pada Rabu (27/2/2019).

Di persidangan, Ali Prakoso selaku, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Surabaya, tampak menghadirkan Edi salah satu dari Jajaran Kepolisian yang menangkap kedua terdakwa sebagai saksi.

Adapun keterangan yang disampaikan saksi yaitu, bahwa jajaran kepolisian menangkap Deddy (terdakwa) lebih dulu. Hasil dari interogasi, terdakwa bernyanyi barang bukti (BB) di beli dari Madura bersama teman wanitanya Claudya. Dari nyanyian terdakwa jajaran kepolisian berhasil menangkap Claudya saat menjaga warung kopi di jalan Tambaksari Surabaya.
” Claudya ditangkap, saat sedang menjaga warung kopi ,” ucap saksi.

Dari penangkapan tersebut, jajaran kepolisian menyita dua buah Handphone yang tertera Chating transaksi atau janjian dengan Deddy (terdakwa) untuk beli sabu ke Madura.

Usai saksi menyampaikan keterangan, kedua terdakwa diberi kesempatan oleh Dwi Purwadi selaku, Majelis Hakim untuk menanggapi.

Dalam tanggapan, Deddy (terdakwa) mengatakan, ia sekedar membantu Claudya (terdakwa) beli sabu untuk meringankan sakit nyeri usai operasi.
” ia tahu lokasi Bandar Sabu di Madura karena kerap membeli. Atas permintaan Claudya (terdakwa) selanjutnya, kedua terdakwa datang dan hisap sabu di Madura lalu sisa sabu di bawa pulang ke Surabaya,” ucapnya.

Atas perbuatan kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (XL/Red)