KARAWANG | rakyatjelata.com - Banyaknya kegiatan Pokok Pikiran (Pokir) dari anggota DPRD kabupaten Karawang di sektor pendidikan mendapat sorotan dari LSM F12.
Pasalnya ada beberapa kegiatan Pokir terindikasi adanya komitmen Fee antara pengusaha dan oknum Aspirasi.
Baca Juga: Diduga Jual Beli Jabatan Di MTsN Kemenag Karawang, Ketum LSM F12 Akan Laporkan Ke APH
Ketua Umum LSM F12 H Ade Hidayat saat diminta pandanganya, ketika ada komitmen Fee pengusaha dan oknum anggota DPRD tentu akan mengurangi kwalitas. "Karena dari awal pekerjaan belum mulai, pengusaha harus keluarkan dulu fee nya, sementara pengusaha juga harus untung," ujar Ade, Sabtu (26/7/2025).
"Iya, memang hal tersebut di semua dapil terjadi, tetapi kontrol masyarakat penting untuk menjaga kwalitas pekerjaan, karena uang negara ketika dibangunkan dengan asal-asalan yang rugi masyarakat karawang, terutama anak-anak pendidikan di sekolah," sebut Ade.
Kami berharap APH baik dari Kejaksaan dan Kepolisian untuk respon cepat apa bila ada pengaduan dari masyarakat terkait dugaan bagi-bagi Fee kegiatan Pokir," pungkasnya.
@di
Editor : hendro