PAMEKASAN I rakyatjelata.com - Forum Kota (Forkot) merasa di prank oleh orang terdekatnya Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Sukriyanto.
Pasalnya, Audiensi yang diagendakan oleh Forkot hari ini, Rabu (01/07/2026) ternyata tidak diagendakan staf-stafnya Wabup Pamekasan.
“Kami merasa kecewa, karena secara administratif kami mengantarkan langsung ke kantor Wabup empat hari yang lalu dan diterima oleh orang yang ada disitu," kata ketua Forkot, Syamsul Gerrad.
Bahkan, dirinya sempat berdebat dengan orang yang ada di kantor Wabup karena audiensinya ternyata tidak di Agendakan.
“Usut punya usut ternyata yang menerima surat saat dikonfirmasi ternyata tidak melaporkan surat tersebut ke Pimpinannya," tuturnya.
Bahkan dirinya menganggap kantor wabup saat ini lalai dalam mengkawal kepentingan rakyat kabupaten Pamekasan.
“Padahal kami sudah bersurat resmi, dan ini menyangkut hal sangat penting terkait keberlangsungan program Presiden, yakni Program Makan Bergizi Gratis, yang saat ini diduga bermasalah terdapat monopoli. Mending kantor wabup Pamekasan diubah saja jadi “Warung Kopi"," ujarnya.
Setelah kejadian ini, pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi agar kepentingan rakyat Pamekasan tidak disepelekan.
“Kami tidak akan tinggal diam, setelah ini akan bersurat kembali tetapi bukan lagi audiensi melainkan aksi demonstrasi," ungkapnya.
Untuk diketahui, audiensi hari ini ditujukan ke ketua Satgas MBG yakni Wabup Pamekasan, Sukriyanto dengan persoalan SPPG Pangorayan, Kecamatan Proppo.
Editor : hendro