Surabaya I rakyatjelata.com – Front Arek Suroboyo (FAS) menyampaikan pernyataan sikap yang berisi dukungan terhadap sejumlah tuntutan yang disuarakan dalam aksi mahasiswa di Indonesia.
Dalam pernyataannya, FAS mengangkat sejumlah isu, mulai dari pemberantasan korupsi, reformasi kelembagaan, hingga persoalan ekonomi yang dinilai berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Ketua FAS, Hasanuddin atau yang kerap di sapa Udin Sakera, ia menyatakan terjalin dukungan terhadap penerapan hukuman yang lebih tegas bagi pelaku korupsi sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk mendorong perampasan aset hasil dari tindak pidana korupsi.
Selain itu, organisasi tersebut juga menyerukan agar semangat Reformasi 1998 kembali menjadi pijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan berbangsa.
FAS menyatakan mendukung lima tuntutan yang disampaikan aksi mahasiswa Indonesia. Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini perlu dijawab melalui pembenahan tata kelola pemerintahan, penguatan supremasi hukum, serta reformasi birokrasi di berbagai lembaga negara," ujar Udin, Minggu (28/6/2026).
Selain itu, Ketua Udin juga menyoroti persoalan lingkungan hidup yang mereka nilai berkaitan dengan kerusakan ekosistem akibat eksploitasi sumber daya alam. Hal itu ia sampaikan keprihatinan terhadap meningkatnya beban ekonomi masyarakat yang dipicu oleh kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.
"Atas dasar itu, FAS menyerukan reformasi di berbagai institusi negara, termasuk lembaga penegak hukum dan lembaga peradilan, dengan harapan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik, keadilan bagi masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan rakyat," urainya.
Sebagai penutup pernyataannya, Front Arek Suroboyo kembali menyerukan agar pemerintah mengambil langkah konkret untuk menekan harga kebutuhan pokok.
Organisasi tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, pelajar, buruh, petani, nelayan, pedagang, sopir, pengemudi ojek daring, seniman, perempuan, hingga kelompok masyarakat lainnya untuk terus mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan secara damai dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (Ndro)
Editor : hendro