Windarko: Industri Rokok Kretek Banyak Menyerap Tenaga Kerja

Bojonegoro - Keberadaan pabrik rokok SKT (sigaret kretek tangan) di Kabupaten Bojonegoro banyak menyerap tenaga kerja. Keunggulannya tidak memandang tinggi rendahnya pendidikan, sehingga sangat membantu menekan angka pengangguran.

"Ya, sangat membantu meningkatkan kwalitas hidup ekonomi masyarakat, dan tentunya banyak mengurangi angka pengangguran,"Kata Direktur Utama Koperasi karep Yadi Purnomo melalui sekretaris nya Widarko, Senin (4/12/2023)

Tak hanya itu, menurutnya,keberadaan pabrik SKT juga dapat memberikan efek ganda bagi perekonomian lokal, seperti geliatnya angkutan umum serta banyak masyarakat yang jual makanan dan minuman di sekitar pabrik.

Lanjutnya, Widarko membeberkan, adapun data saat ini, di Kabupaten Bojonegoro, Total ada sekitar 13 ribu perempuan yang bekerja sebagai printing rokok. Mereka berlatar belakang pendidikan bermacam - macam.

"Semua bisa masuk dalam pekerjaan ini, yang penting mereka punya semangat bekerja,"ujarnya.

Dalam hal ini, Kata windarko, Atas kontribusinya tersebut, Koperasi Kapreb Bojonegoro akan terus mendorong industri sigaret kretek tangan (SKT) harus terus menjaga dan mempertahankan keberadaanya di Bojonegoro ini.

"Kami akan terus mendorong agar industri SKT ini tetap berproduksi secara kontinu, serta memberikan kesejahteraan bagi para pekerja, dan para petani tembakau melalui dana bagi hasil cukai."jelasnya

”Dana bagi hasil cukai hasil tembakaunya juga kita kembalikan kepada para pekerja pabrik rokok di kabupaten Bojonegoro, termasuk juga buruh tani tembakau untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,”pungkasnya. (Ar)

Editor : arif