SURABAYA,rakyatjelata.com - PT Garam perusahaan "Badan Usaha Milik Negara" (BUMN) yang bergerak dibidang garam dikenal se Antero Nusantara. Perusahaan GARAM (Persero) ini yang dimaksud satu-satunya sebagai BUMN yang mengelola di bidang industri pengolahan dan perdagangan garam yang dilakukan dengan cara modern dan inovatif yaitu dengan teknologi geomebrane dan proses penguapan air laut menggunakan bantuan sinar matahari (Evaporasi), Rabu (15/2/2023).
Dimana perusahaan BUMN ini dalam kepemilikannya 100% milik Negara Republik Indonesia yaitu PT Garam (Persero).
Baca Juga: “Kabinet Surabaya Berkah” buka Peluang Semua Partai Incharge Kerja
"Hari ini kita melakukan aksi ke PT. Garam untuk menyampaikan pesan kepada seluruh Pemuda Indonesia, bahwa Garam adalah aset Nasional bangsa Indonesia yang harus kita jaga. Jangan sampai wilayah dengan Garis Pantai terpanjang dan terluas nomor dua di dunia, akan tetapi harus impor garam." Tutur MH. Soleh, Selasa (14/20/2023).
Baca Juga: Surabaya Berbenah: Pembangunan Infrastruktur di Wiyung-Balas Klumprik Terkendala, Warga Mengeluh
Dirinya menyuarakan "Harus ada pembenahan ke arah yang jauh lebih baik di tubuh PT. Garam sebagaimana BUMN dalam segala urusan garam di Indonesia. Kami menengarai sistem mafia tumbuh subur di PT. Garam, salah satu contoh adalah kongkalikong persoalan tender di PT. Garam khususnya tender jasa angkutan pegaraman. Kita punya data valid soal itu" tambah MH. Soleh.
Baca Juga: Hotel Majapahit Surabaya MGallery Sajikan Lebih Dari 50 Hidangan Andalan Asia di Bulan Ramadan
Adapun tuntutan peserta masa aksi JAPAI di depan Kantor PT Garam di jl. Arif Rahman Hakim Surabaya "Akan ada negoisasi terhadap vendor, jika dalam 7 hari belum tuntas permasalahan tersebut maka akan ada aksi lagi, Perbaiki sistem tender PT Garam dan Copot General Manager Pengadaan", tutup orasi dari masa aksi di lokasi UNRAS. (Red)
Editor : hendro