KARAWANG | rakyat jelata.com -Perbedaan informasi terkait BCKS ( Bakal Calon Kepala Sekolah) mencuat setelah awak media menghubungi Ketua PGRI dan Ketua K3S Kecamatan Cilamaya Wetan, kalau Ketua PGRI mengatakan mengundurkan diri atau setelah asesmen tidak siap kalau kerua K3S mengatakan di kecamatan Cilamaya Wetan tidak ada yang nyalon, kesimpangsiuran informasi publik dibikin bingung.
Ketua PGRI kecamatan Cilamaya Wetan Agus Tries saat dikonfirmasi Wa alaikum salam
Baca Juga: Saatnya Menghentikan Angka di Rapor Sekolah Dasar
Ada 8 orang cuma mengundurkan diri semua ( yang ikut assesment ).
Kalau yang ikut ke pelatihan di bandung pun ada 8.orang
Mf.trim's.wass.Ucap Ketua PGRI
Baca Juga: MKKS Cup 2025 Dibuka Secara Langsung Oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang
Terpisah awak menghubungi Ketua K3S Tarim mengadakan bahwa di wilayah kecamatan Cilamaya Wetan tidak ada yang nyalon. Ucap tegasnya
Disini terlihat jelas perbedaan pendapat apa memang Ketua K3S dan Ketua PGRI tidak mendapat informasi yang tepat, publik dibuat bingung, kasubag kepegawaian pa jo dan plt kabid GTK jangan diam saja harus ada pembinaan dan informasi yang akurat dan jelas.
Baca Juga: BCKS Diduga Kurang Diminati, Ada Apa Dengan Wilayah Korwilcambidik Kecamatan Tempuran?
@di
Editor : Admin Rakyatjelata