KARAWANG | rakyatjelata.com - Sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Karawang angkat bicara soal dugaan praktik jual beli seragam sekolah yang melibatkan pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).
Dugaan ini kembali mencuat setelah beberapa wali murid mengaku diminta untuk membeli paket seragam melalui sekolah maupun toko yang ditunjuk. Salah satu temuan muncul di SMPN 1 Cilebar Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang.
Saat ini orang tua siswa dipatok dengan biaya Rp800 ribu untuk mendapatkan seragam sekolah berupa baju batik, baju olahraga, baju Koko dan atribut lainnya yang telah disediakan oleh pihak sekolah.
"Kami disuruh membayar 800 ribu oleh sekolah. Katanya untuk membeli seragam baju batik, baju olahraga, baju Koko dan atribut. Inikan cukup memberatkan kami sebagai orang tua siswa, apalagi tidak semua orang tua itu mampu," keluh salah satu orang tua siswa baru yang minta dirahasiakan identitasnya, Rabu (15/10/2025).
Parahnya lagi, siswa didik baru malah diarahkan oleh pihak sekolah untuk membeli perlengkapan seragam sekolah,
Awak media langsung wawancara dengan salah satu siswa dengan live video dan ternyata benar, pengakuan salah satu siswa SMPN 1 Cilebar kabupaten Karawang dalam narasi video merinci semua uang sebesar 800 ribu, dari baju olahraga, baju batik dan baju Koko serta atribut.
Dari informasi ini Kepala Sekolah dan Bendahara SMPN 1 Cilebar dikonfirmasi belum merespon WhatsApp awak media, entah apa penyebab, pihaknya enggan menjawab saat diminta keterangan. (@di)
Editor : hendro