Surabaya, 4 Agustus 2025 — Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan dominasinya di kancah olahraga nasional dengan meraih gelar Juara Umum cabang Stand Up Paddle (SUP) pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII 2025 yang digelar di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat, pada 30–31 Juli 2025.
Berdasarkan hasil resmi yang dirilis panitia, kontingen Jawa Timur sukses memborong sembilan medali dari berbagai nomor pertandingan:
???? 2 Medali Emas
???? 3 Medali Perak
???? 4 Medali Perunggu
???? Rincian Perolehan Medali:
Medali Emas (2):
Alexandria Sarashinta Setyaning Adi — Adventure Junior Putri
Fakhriya Laksana Jayyida — Challenge Junior Putri
Medali Perak (3):
Fakhriya Laksana Jayyida — Adventure Junior Putri
Ernida Apta Lailatus Syifa — Adventure Open Putri
Ernida Apta Lailatus Syifa — Challenge Open Putri
Medali Perunggu (4):
Tazahira Fuad — Adventure Junior Putri
Tazahira Fuad — Challenge Junior Putri
Francisca Ali Norwi — Adventure Open Putri
Francisca Ali Norwi — Challenge Open Putri
Baca Juga: Membidik 8 Emas, SUP Jatim Siap Harumkan Nama Daerah di FORNAS VIII 2025
Capaian ini mencerminkan performa luar biasa dan konsistensi atlet-atlet Jawa Timur di berbagai kelas, baik tingkat junior maupun open. Tak hanya unggul secara jumlah, dominasi Jatim juga tampak jelas dalam perebutan podium—bahkan dalam satu nomor, medali emas dan perak diraih oleh atlet dari provinsi yang sama.

SUP, Olahraga Air Masa Depan
Ketua Stand Up Paddle Jawa Timur, Muh Nur Arifin, menyampaikan apresiasinya atas prestasi para atlet.
“Kami bangga dengan capaian para atlet Jawa Timur. Sebagai daerah kepulauan dengan perairan indah, SUP adalah cara sehat dan menyenangkan untuk mensyukuri Indonesia. Semoga ke depan olahraga masyarakat ini semakin berkembang dan mengukir prestasi,” ujarnya.
Sementara itu, pengamat olahraga dan aktivis pengembangan olahraga rekreasi, Yusak, menyoroti pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan SUP sebagai olahraga masa depan.
“Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional sebenarnya sudah membuka peluang besar bagi pengembangan olahraga seperti SUP. Olahraga ini bukan hanya soal kebugaran, tapi juga punya nilai ekonomi tinggi melalui wisata dan industri pendukung,” jelasnya.
Menurut Yusak, dengan kekayaan alam berupa pantai dan danau yang dimiliki Jawa Timur, SUP berpotensi menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp2 triliun per tahun, jika dikelola dengan baik.
“Sayangnya, saya melihat Pemprov belum sepenuhnya bijak dalam melaksanakan amanah UU ini. Padahal SUP bisa jadi mesin ekonomi baru,” tegasnya.

Sejalan dengan SDGs
Lebih lanjut, Yusak menyebutkan bahwa pengembangan olahraga SUP juga mendukung berbagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti:
Tujuan 3: Kesehatan dan Kesejahteraan
Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Tujuan 14: Ekosistem Laut
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, SUP juga dapat menjadi sarana edukasi lingkungan serta gaya hidup aktif yang ramah alam.
Dengan keberhasilan di FORNAS VIII 2025 ini, Jawa Timur tidak hanya menegaskan dominasinya di ajang olahraga rekreasi nasional, tetapi juga membuka lembaran baru dalam potensi pengembangan olahraga air yang inklusif, prestisius, dan berdaya saing ekonomi tinggi. (Ki/Red)
.
Editor : Admin Rakyatjelata