KARAWANG | rakyatjelata.com - Dugaan niat jahat pelaksana peningkatan jalan Rawamerta yang mengurangi kwalitas material pengerasan dasar menjadi sorotan warga. Kegiatan tersebut dikerjakan oleh CV Tani Asli yang beralamat dari desa Lemah Makmur kecamatan Tempuran-Karawang, dengan nilai kontrak Rp. 1.881.410.119.00 (satu millyar delapan ratus delapan puluh satu juta empat ratus sepuluh ribu seratus sembilan belas rupiah), sabtu (5/10/2024).
Lapisan bawah pengerasan sangat diutamakan karena menjadi dasar kwalitas beton cor, sehingga dengan material pengerasan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) akan nentukan kwalitas cor beton karena dasar lapisan bawah dengan material beskos;bukan sirtu.
Warga setempat, Agus saat ditemuin awak media, Jum'at (4/10) menjelaskan, keraguan pelaksana saat di pengerjaan jalan hanya memberikan urukan (dasar pengeras material jalan) batu dan pasir dengan kapasitas lumpur jika tercampur air, ia memastikan pemasangan urukan tidak sesui RAB.
"Ya kang itu saya lihat beskos apa sirtu ya, kok kasat mata kaya pasir sama batu saja," terangnya.
Dirinya juga berharap dengan lapisan pengerasan yang maksimal akan menghasilkan kwalitas kokoh. "Karena kami warga pengguna jalan kalau hancur yang rugi warga, kalau bisa pengawas dan dinas terkait harus tegas," ucapnya.
Terpisah itu, Dian selaku kontraktor, yang kebetulan anak pensiunan pegawai PUPR saat dikonfirmasi lewat sambungan selulernya menjawab singkat? "Silakan temui mandor kang, kami tidak bisa memberikan nomor seluler mandor, karena privasi, jadi kami tidak bisa komentar silakan ke mandor," jawab singkatnya.
Baca Juga: Rotasi dan Mutasi 353 Kepala Sekolah di Karawang, Bupati Tekankan Integritas dan Tanpa Pungutan
Dari informasi ini bidang jalan dan jembatan Tri mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan pengawas untuk meningkatkan kinerjanya dalam pengawasan, ia akan tegas untuk menegur setiap kontraktor yang nakal.
"Nanti saya tinjau ke lokasi pak, saya tegur kontraktornya jika pengerjaan kurang baik," ucap dalam obrolan sambungan seluler. (@di)
Editor : hendro