rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Pembangunan Kantor Kecamatan Tempuran Dugaan di Korupsi, Besi Beton Ternyata di Oplos!

avatar rakyatjelata.com
Spesifikasi pembangunan Betonisasi kantor Kecamatan Tempuran menggunakan oplosan besi ulir dan polos. (Foto: Dok @di rj karawang)
Spesifikasi pembangunan Betonisasi kantor Kecamatan Tempuran menggunakan oplosan besi ulir dan polos. (Foto: Dok @di rj karawang)

KARAWANG | rakyatjelata.com - Rangkaian praktek dugaan korupsi, besi beton dari pembangunan kantor kecamatan Tempuran menjadi sorotan H Ade Hidayat, Ketua Umum LSM F12 Kabupaten Karawang, Sabtu (5/10/2024).

Ade bersama awak media mengatakan, terkait pembangunan kantor kecamatan Tempuran yang mencapai 2 milyar lebih ada dugaan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau besi dioplos antara ulir dan polos.

Baca Juga: Guru Patungan Biayai Acara, Kadisdikbud Wawan Setiawan Beri Apresiasi: Cara Ini Bikin Siswa Tetap Tersenyum

"Itu jelas sudah terindikasi untuk korupsi, maka dari itu peran pengawas penting terselenggara karena dengan seorang pengawas yang tegas akan mengutamakan kwalitas, tetapi kalau pengawas cuma datang dan ngopi di warung, teman-teman bisa lihat sendiri kan, besi aja sampai disiasati oleh pelaksana untuk di oplos," ucapnya.

Sebatas diketahui, Besi beton ulir memang biasanya lebih mahal daripada besi beton polos. Ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kekuatan dan aplikasi yang berbeda. "Besi beton ulir memiliki permukaan berulir atau bergelombang, yang memberikan daya cengkeram lebih baik saat dicor dengan beton," terang Ade.

Baca Juga: Dugaan Trik PLN Mengemuka, Pemadaman Listrik Massal di Karawang Ganggu Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha Rumahan

Oleh karena itu, Direktur Cv Arshaka Gavrila Xavier harus bertanggung jawab dalam pelaksana pembangunan.

"Bila perlu ditegur, untuk segera diganti besi yang di oplos diantara besi ulir dan polos ini nyata bahwa proses lelang yang tidak profesional dan asal kedekatan dengan Pokja pasti menang tender," urainya.

Baca Juga: Rotasi dan Mutasi 353 Kepala Sekolah di Karawang, Bupati Tekankan Integritas dan Tanpa Pungutan

"kami akan kawal terus pembangunan Kantor kecamatan Tempuran, bila perlu Finising kami tindak lanjut ke unit tipikor dan BPK untuk dilakukan audit ulang," kata Ade.

Dari informasi ini dinas terkait bidang bangunan dinas PUPR Dani akan mengecek dan berkordinasi ke pengawas lapangan, agar lebih maksimal dalam pengawasan. (@di)

Editor : hendro