rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Warga Ngrowo Keluhkan Pemasangan APK di Pekarangan Rumahnya Tanpa Izin

Bojonegoro - Sejumlah warga di Kelurahan Ngoro Kecamatan / Kabupaten Bojonegoro, Jatim sesalkan pemasangan sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2024 yang di tempatkan di pekarangan rumah mereka.

Ungkapan kekesalan itu salah satunya datang dari Masriyaah, warga Kelurahan Ngrowo yang pagar rumahnya di tempeli APK Calon Legislatif (Caleg). ia menilai pemasangan APK tersebut yang tanpa minta izinnya itu sangat merugikan dirinya.

Baca Juga: Tak Sepakat Wacana Perlemen Jalanan, Ini Pernyataan Sikap SGM-P

"Masang Benner kok sak penak e Dewe. Rumangsamu pager e omah q iku kango tempelan Benner op piye, (memasang sepanduk seenaknya sendiri, dipikir pagar rumah saya ini tempat menempel spanduk apa),"tuturnya Kesal. Sabtu (27/1/2024)

"Ngak permisi, asal pasang ae kabel kegeret pedot Yo Moh benak no (Tampa permisi, Asal pasang saja kabel sampai putus tidak mau bertanggung jawab),"Tambahnya

Hal sama juga disampaikan oleh Heru, dan warga lainya yang menyayangkan hal tersebut, menurutnya seharusnya orang yang akan menjadi wakil rakyat ini harusnya punya bisa memberi contoh baik, bukan malah seenaknya sendiri.

"Baru calon saja sudah seenaknya saja tempel spanduk, apalagi kalau sudah jadi pasti tambah sak enaknya sendiri,"ungkap mereka yang juga menggerutu kesal.

Heru berharap, agar yang terpilih nanti bisa menjadi wakil rakyat yang memang bisa menjadi pejuang rakyat, bukan seenaknya saja seperti yang telah ia tunjukkan dalam pemasangan APK seperti ini.

Baca Juga: Aksi Peduli KPPS, ini Pernyataan Sikap Lengkap DPD Maluku Satu Rasa (M1R) Jatim

Pantauan Media ini, memang benar, sejumlah APK Tampak asal tempel, di pekaranagn dan di tiang listrik, APK tesebut seperti APK caleg DPR RI dari Partai Gerindra, Wihadi, caleg Dapil 1 Dari Partai Golkar bernama Sukarni.

Diwaktu yang sama Suprapto selaku Sekertaris DPD partai Gerindra saat di konfirmasi meminta maaf jika apa yang telah terjadi ini mengganggu kenyamanan. Ia mengakui tidak bisa memantau satu - satu mengingat begitu banyaknya tim sukses.

"Ya soalnya setiap caleg itu tim ya yang memasang APK sangat banyak sekali satu caleg ada 100 jadi tidak mungkin juga kami pengurus partai mengumpulkan semuanya dan memberikan himbauan pada mereka."jelasnya.

Baca Juga: PNIB: Tak Hanya Surabaya, Seluruh Indonesia Menolak paham anti Pancasila, Salafi Wahabi Khilafah Berkembang

Namun begitu, Tentunya pihaknya sebagai pengurus partai menghimbau kepada caleg ya yang bersangkutan, agar pihak caleg yang memberikan himbauan kepada team mereka.

"Kami selaku pengurus partai hanya akan memberikan himbauan dan memberi peringatan kepada pemilik APK atau kepada caleg tersebut agar melepas dan memindah APK nya."Tuturnya

Diwaktu yang berbeda Ketua DPD partai Golkar saat di konfirmasi melalui pesan singkatnya tidak menjawab.

Editor : arif