rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Ditpolairud Polda Jatim Berhasil Tangkap Residivis Detonator Bahan Bom Ikan

avatar rakyatjelata.com

SURABAYA,rakyatjelata.com - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim temukan ribuan detonator bom ikan dan mengamankan dua tersangka, pada Rabu (9/11/2022) kemarin, di pelabuhan Situbondo, Jawa Timur. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto saat di temui di Mapolda Jatim, Kamis (10/11/2022). Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto membenarkan, terkait temuan detonator bom ikan dari dua orang tersangka yang diduga barang peledak tersebut akan dikirim kepada pembelinya di daerah Sulawesi dan Kalimantan. "Memang benar ya, bahwa Rabu tanggal 9 November 2022 kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB, anggota Polairud berhasil mengungkap temuan kurang lebih 5000 buah bahan detonator bom ikan, yang ditemukan di Pelabuhan Situbondo,"ungkap Kombes Dirmanto. Dari penangkapan tersebut kemudian, Polisi mengamankan dua orang yang saat ini masih dalam pemeriksaan. "Lokasi pembuatan detonator itu di hutan pulau Raas sana. Rencana detonator ini akan dijual ke wilayah Sulawesi dan Kalimantan. Ini adalah detonator bahan bom ikan," lanjutnya Kabid Humas Polda Jatim. Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama. Belum lama pelaku keluar dari tahanan dan tertangkap lagi. Tersangka mengirimkan detonator bahan bom ikan dari pulau Raas dikirim ke Situbondo dan didistribusikan di seputaran Situbondo maupun luar Pulau Jawa. Diketahui tersangka ini merupakan residivis. Pada tahun 2014, yang bersangkutan di vonis dengan kasus yang sama 1 tahun 4 bulan. Sebelumnya yaitu pada Tahun 2021 juga sama, pelaku ini divonis 11 bulan. "Jadi belum lama ini keluar dari Rutan, melakukan perbuatan ini lagi. Artinya sudah 3 kali ini," pungkas Kombes Pol Dirmanto. id@/*

Baca Juga: Surabaya Berbenah: Pembangunan Infrastruktur di Wiyung-Balas Klumprik Terkendala, Warga Mengeluh

Editor : ida

Artikel   

Mengamati Badai PHK 2026

Oleh:Arief Supriyono Ketika Janji Pemerintah Kalah Cepat dari Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) Kondisi Ekonomi Indonesia saat ini menghadapi tantangan…