rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Harga Daging Sapi Terus Naik, Ada Apa Ini?

SURABAYA | rakyatjelata.com - Pasca idul adha harga sapi siap potong terus naik, berdampak terhadap penyesuaian dengan harga daging segar di Surabaya, sebelum idul adha harga daging segar Rp130.000, perkilogram, sekarang mencapai harga Rp140.000,- perkilogram.

Menurut muthowif ketua Paguyuban Pedagang Sapi Dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS Jatim), Dari hasil kordinasi dengan berapa pedagang di Jawa Timur, harga daging sapi segar sejak idul adha terus mengalami kenaikan, biasanya 1 bulan pasca idul Adha biasanya harga turun.

Baca Juga: Sapi Impor Masuk Lumajang, Ketua DPD RI Minta Pemda Ambil Tindakan Tegas dan Perbaikan Tata Niaga

Harga daging tergantung dari kualitas dagingnya, jika kadar airnya tinggi, maka harga daging Rp120.000,-.

Di pasar becek (tradisional) harga daging sapi segar sangat bervariatif mulai dari harga Rp120.000,- Rp130.000,- bahkan ada yang diharga Rp140.000. harga tergantung dari kadar airnya, semakin banyak kandungan airnya semakin murah harganya, begitu sebaliknya, jika kadar airnya semakin sedikit, maka harga daging semakin mahal harganya.lanjut Thowif

Baca Juga: Polisi bersama Warga berhasil Gagalkan Aksi Pencurian Sapi

Sedangkan kondisi stok sapi siap potong di Jawa Timur terus mengalami kekurangan, "kita bisa melihat dari kondisi di pasar sapi tradisional masing-masing kota dan kabupaten yang ada di Jawa Timur." Terangnya 

"Kondisi sapi siap potong di pasar tradisional hewan di masing-masing kota atau kabupaten mengalami penurunan penjualan sapi siap potong, sebagai pertanda Kalau di Jawa Timur kekurangan stok sapi siap potong," tutupmya.

Kedepannya sapi potong terus mengalami kekurangan, jika tidak ada perencanaan pengembangan yang bersifat strategis oleh pemerintah pusat.

"Terus berkurangnya stok sapi siap potong di Jawa Timur, sudah kami prediksi sejak tahun 2012, waktu mengadakan mogok se-Jawa Timur. Oleh karena itu, saya berharap pemerintah pusat dan pemerintah provinsi mampu membuat perencanaan yang bersifat strategis dan berkelanjutan." Harapannya. (Ki/Red) 

Editor : Admin Rakyatjelata