rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Perayaan Suara Rasa: Musisi Muda Indonesia Suguhkan Repertoar Klasik Hingga Modern di Amadeo Hall

avatar rakyatjelata.com
Penampilan Perasaan Suara Rasa musisi muda di Amadeo Music Hall Surabaya (Foto: Dok istimewa)
Penampilan Perasaan Suara Rasa musisi muda di Amadeo Music Hall Surabaya (Foto: Dok istimewa)

Surabaya – Malam Sabtu, 16 Agustus 2025, Amadeo Hall Surabaya menjadi saksi lantunan karya-karya musik klasik hingga modern dalam konser bertajuk Perayaan Suara Rasa. Sejumlah musisi muda Indonesia dari komunitas Dua Ketuk berkolaborasi dengan gitaris klasik El Vatikan, menampilkan persembahan musikal yang sarat kehangatan, dedikasi, sekaligus penghormatan kepada sosok ibu.

Konser ini menghadirkan repertoar beragam, mulai dari karya Antonin Dvorak, Schumann, Popper, hingga Hindemith, Piazzolla, Castelnuovo-Tedesco, dan Lukas Sommer. Atmosfer perayaan kian terasa karena musik tidak hanya diperdengarkan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium berbagi rasa dan kasih. Setiap nada yang dimainkan mengalir menuju jiwa, disambut tepukan meriah penonton sebagai bentuk apresiasi.

Awalnya panitia merencanakan delapan repertoar utama. Namun, saat konser berlangsung, musisi memberikan kejutan dengan tiga nomor tambahan sehingga total menjadi 11 karya. Di antaranya:

Gabriel Amadeus membawakan Lyrica Nova No. 1 karya Sergei Bortkiewicz.

El Vatikan menghadirkan Harmonie du Soir karya Johann Kaspar Mertz, salah satu komponis favoritnya.

Sebagai penutup, kolaborasi musisi menampilkan Happy Birthday Variations untuk piano dan kuintet gitar aransemen Maigty Simatupang, yang sekaligus menjadi persembahan khusus bagi seorang ibu yang tengah menapaki usia kepala empat.

Konser ini menampilkan enam talenta muda yang tengah menapaki karier musiknya:

El Vatikan (gitar), lahir di Surabaya, 21 April 2005, yang telah menorehkan prestasi di berbagai panggung nasional dan internasional, termasuk meraih Gold Prize di Thailand International Guitar Festival 2024.

Gabriel Amadeus (piano), pianis asal Probolinggo kelahiran 18 April 2005, mahasiswa ISI Yogyakarta, dengan pengalaman tampil di berbagai festival musik internasional.

Bima Arifin (biola), lahir di Tulungagung, 29 Maret 2004, aktif di berbagai orkestra nasional dan pernah tampil bersama Melbourne Symphony Orchestra.

Hati Bening (biola), lahir di Malang, 16 Mei 2007, lulusan SMM Yogyakarta yang kini melanjutkan studi musik di ISI Yogyakarta.

Dhani Ahmad (biola alto), kelahiran Yogyakarta, 7 Juli 2007, pernah tampil di Gita Bahana Nusantara dan Youth Music Camp bersama Melbourne Symphony Orchestra.

Maigty Simatupang (cello), lahir di Blora, 21 Juli 2007, dikenal sebagai pemain sekaligus penata musik dan pengaba muda berbakat.

Tentang Dua Ketuk

Dua Ketuk merupakan komunitas musik asal Yogyakarta yang bergerak dalam pengelolaan pertunjukan seni musik. Komunitas ini berupaya menjadi wadah bagi komponis, musisi, sekaligus penikmat musik untuk mengekspresikan, menampilkan, dan mengembangkan keterampilan bermusik.

Amadeo Hall dan SMAC

Konser digelar di Amadeo Hall, fasilitas unggulan dari Surabaya Music and Art Community (SMAC). Berdiri sejak 2017, SMAC berkomitmen menghadirkan pendidikan musik dan seni dengan standar internasional, harga terjangkau, dan tenaga pengajar profesional. Amadeo Hall sendiri kerap digunakan sebagai ruang resital, konser, hingga kolaborasi komunitas musik di Surabaya.

Dukungan

Acara ini terselenggara berkat dukungan Amadeo Music Hall, SMAC, Jamoe Iboe, Dapur Fizzul, Esther Aesthetic Clinic, Surabaya Suites Hotel, Hotel Kita, UNESCO, Embran Nawawi, Pacifica X, serta Dewa Dewi.

Konser Perayaan Suara Rasa menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu menghadirkan karya musik klasik dan modern dengan interpretasi mendalam, sekaligus membumikan musik serius ke tengah masyarakat luas. (Red(

 

Editor : hendro