SURABAYA I rakyatjelata.com - Jan Hwa Diana, pengusaha dan pemilik UD Sentosa Seal memilih tak berkomentar usai disidak Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel.
Merespons hal tersebut, Diana merasa sudah malas sehingga enggan memberikan klarifikasi apapun kepada publik.
Baca Juga: Puluhan Advokat Turut Membantu Korban Penahanan Ijazah Yang Diduga Oleh Pengusaha Jan Hwa Diana
“Saya sudah malas. No comment,” katanya saat dihubungi melalui saluran What’sApp, Kamis (17/4/2025).
Hal yang sama juga dilakukan oleh Diana selepas hearing di kantor DPRD Surabaya pada Selasa, (15/4/2025).
“No commSaat ditanya awak media perihal kebenaran 31 karyawan yang melapor ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaker Trans) Jawa Timur karena ijazahnya ditahan, Diana pun tetap bungkam.
“Saya tidak mau klarifikasi lagi, no comment,” ucapnya singkat.
Sebelumnya, Noel dan Armuji melakukan mediasi dengan Diana dan stafnya selama kurang lebih 1,5 jam.
Keduanya menanyakan masalah penahanan ijazah terhadap puluhan karyawannya.
Baca Juga: 31 Karyawan Ijazahnya di Tahan Pengusaha Jan Hwa Diana, Wali Kota Eri: Beri Pendampingan Hukum
Selama kurun waktu tersebut, Noel mengaku bahwa kehadiran negara tidak dihargai oleh perusahaan Diana.
“Tidak dihargai kemudian banyak hal yang janggal,” kata Noel, Kamis (16/4/2025)
"Saat tanya staf yang bernama Veronika dia menjawab sudah resign, eh gak taunya masih bekerja di ruangan adminitrasi, gimana ini orang negara tidak di hargai," terangnya.
"Saya kira hanya Wali Kota Surabaya saja yang gak di hargai, ternyata kita sebagai negara Wakil Menteri juga sama gak dihargai," ucap Noel.
Baca Juga: Wamenaker RI Support Penuh Program Padat Karya Wali Kota Eri Cahyadi
Dia mengindikasi bahwa Diana dan stafnya banyak berbohong saat diklarifikasi masalah penahanan ijazah.
Bahkan, Diana cenderung berbelit-belit saat menjawab pertanyaan.
“Berkelit-kelit orangnya, mbulet, tidak koperatif tidak mau mengakui. Kita tanya tidak tahu,” ucapnya. (Ndro)
Editor : hendro