rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Longsor di Jalan Batu Bolang Tambangan Sulit Dilewati, Tiga Desa Ikut Terdampak  

avatar rakyatjelata.com
Timbunan tanah berlumpur akibat longsor di jalan Batu Bolang, Madina (Foto: Dok reporter/ tulloh rj Madina)
Timbunan tanah berlumpur akibat longsor di jalan Batu Bolang, Madina (Foto: Dok reporter/ tulloh rj Madina)

MADINA, SUMUT I rakyatjelata.com - Langganan longsor di kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sulit dilalui. Material longsor menimbun jalan Batu Bolang yang merupakan akses mobilitas satu-satunya menuju tiga desa. Ketiga desa itu meliputi desa Rao-Rao Lombang, Rao-Rao Dolok dan Rao-Rao Panjaringan. Akibat longsor itu aktifitas warga terhenti sebab jalan tersebut adalah akses tunggal lintasan, Minggu (6/10/2024).

Suharni warga sekitar longsor mengatakan timbunan tanah sangat menghambat aktifitas melintasi jalan tersebut, dirinya mengakui tak bisa berbuat apa-apa.

Baca Juga: Ketua Karang Taruna Madina diduga "Main Tunggal" Tilap Dana Hibah 150 Juta

"Longsor itu terjadi pada sepekan yang lalu dan hari ini puncaknya makin parah, Sabtu (5/10)

Sementara kades Rao-Rao Lombang Syaiful Nasution via WhatsApp menuturkan pemerintah Daerah secepatnya tanggap untuk pembersihan jalan agar bisa di lalui warga, karna itu akses jalan satu-satunya.

Dia membenarkan longsor itu sudah sepekan lamanya dan hari ini makin parah sulit dilalui, jalan berlumpur tanah merah menjadi licin. Hujan yang berkepanjangan membuat longsor tak berhenti.

Baca Juga: PETI Makin Marak, Besok FPMB Madina 'Geruduk" Mapolres Madina

"Jalan satu-satunya akses menuju desanya dan kedua desa lainnya. Lumpuh total dan aktivitas warga mati total, tidak bisa dilewati kenderaan bermotor. Banyak warga yang putar arah sebab tidak bisa dilewati," terangnya.

Diharapnya, Pemerintah Daerah sesegera mungkin respon untuk membersihkan.

Baca Juga: Tim Pemenangan ONMA Minta KPU Madina Patuhi Keputusan Bawaslu, Paslon SAHATA Tidak Memenuhi Syarat

”Kami harap Pemda Madina menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menimbun sehingga ekonomi masyarakat tidak terganggu," ungkapnya.

"Memang beberapa bulan lalu pernah juga longsor dan Pemda menurunkan alat berat dan hari ini longsor lagi," ucap Syaiful. (tulloh)

Editor : hendro