KARAWANG,rakyatjelata.com
Indonesia kaya akan keanekaragaman tradisi dan budaya, salah satunya Pesta Laut Nadran atau Sedekah Laut.
Nadran adalah upacara adat para nelayan pesisir pantai utara Jawa, termasuk Ciparagejaya Kecamatan Tempuran kabupaten Karawang sebagai wujud rasa syukur atas rezeki hasil tangkapan laut.

Hadir di acara Pesta laut atau Nadran
1.Bupati Karawang yang diwakili Setda.
2. Kapolres Karawang.
3. Dandim 0604 Karawang.
4. Ketua DPRD Kab. Karawang.
5. Kajari Karawang yang diwakili oleh kasi.
6. Kepala Dinas Kelautan dan perikanan Kab. Karawang.
7. PJU Polres Karawang.
8. Kasatpol Airud Polres Karawang.
9. Camat Tempuran.
10. Kapolsek Tempuran.
11. Danramil Rawamerta.
12. Kepala Desa Ciparagejaya sekaligus Ketua KPPL Samudra Mulya Ciparagejaya.
13. Para pengurus KPPL Samudra Mulya Desa Ciparagejaya.

Ketua KPPL Samudra Mulya Desa Ciparagejaya Kecamatan Tempuran Kabun Sekaligus kepala Desa Ciparagejaya mengatakan depan awak media tujuan kami ingin melestarikan budaya leluhur kami yang sudah turun temurun, ucapan rasa syukur sudah di berikan kesehatan buat seluruh nelayan serta hasil yang melimpah.ucap kabun Minggu 24/09/2023
"Untuk Nadran Laut ini kan memang setiap nelayan kan punya agenda tahunan, yaitu pesta laut atau Nadran Laut yang memang hal seperti ini jangan sampai hilang. Tetap harus bisa dilestarikan karena sayang juga inikan suatu budaya yang memang budaya ini sudah ada dari sejak dulu," jelasnya
AKP Rigel Suhakso SH Kapolsek Tempuran menuturkan, tradisi setahun sekali ini perlu dilakukan pelestarian secara bersama dengan semangat gotong royong masyarakat supaya tidak punah.alham rangkaian acara demi acara sampai di acara puncak berjalan lancar aman dan kondusif,ucapan terima kasih atas nama Kapolsek mengucapkan kepada anggota Polsek dan TNI yang selalu sinergi mengamankan berlangsungnya rangkaian acara sampai puncak acara pesta laut atau Nadran.ungkapnya
Dalam Pesta Laut Nadran tampak puluhan kapal nelayan dan ratusan masyarakat berkumpul dan bersiap di TPI Desa Ciparagejaya.
Aneka ragam ornamen menambah estetika kapal mulai dari bendera merah putih, bendera komunitas, hingga bendera kelir biru putih.
Masyarakat bersama Nelayan itu pun menyiapkan sesaji "sedekah laut" seperti buah, sayur, , kepala kerbau diikat di sebuah kapal.
Tak lama berselang, seluruh kapal menyusuri Laut Ciparagejaya. Kapal berisi sesajen itu kemudian dilarungkan ke laut oleh masyarakat.
@di
Editor : adi