KARAWANG,rakyatjelata.com
SMPN Negeri sudah menjadi prioritas pemerintah baik pusat maupun daerah terutama dana BOS,tetapi dengan adanya program yang sudah di gelontorkan pemerintah tidak menjadi sekolah tersebut cukup.
Pasalnya terjadi di SMPN 1 tempuran siswa dan siswi dari kelas satu sampai kelas tiga semua harus bayar 300 ribu, dengan alesan untuk pemeliharaan gedung atau uang gedung .Apakah ini tidak memberatkan orang tua murid, yang jelas pasti memberatkan,dan selalu alasan orang tua murid sudah setuju.
Botak orang tua murid kelas tiga mengadu ke awak media mengatakan,saya bingung dari kelas satu bayar LKS 165 ribu terus bayar uang gedung 300 ribu,lalu dana BOS ada poin pemeliharaan itu uangnya buat apa, apa masuk kantong ,ucap orang tua murid dengan nada marah
Dia juga mengkritik bendahara sekolah tidak kebayang siswa SMPN 1 tempuran seribu lebih ,anggap aja contoh 300 ribu x 1000 sudah berapa? Dan 165 ribu x 1000 itu juga berapa?. Pastinya jumlahnya besar bgt karena dari kelas satu sampai kelas tiga terus harus bayar jadi kaya wajib.Berharap APH untuk melakukan penyelidikan di SMPN 1 tempuran.pungkasnya
Dari berita ini terbit kepala sekolah di telp tidak pernah respon.
@di
Editor : adi