KARAWANG,rakyatjelata.com
Modus SPK bodong alias palsu sudah mulai masuk di lingkungan dinas dinas,targetnya para pengusaha atau penyedia jasa,Senin 14 Agustus 2023
Hamzah SH LBH LSM GMBI Distrik Karawang saat ditemui awak media berpendapat ,bahwa modus ini jelas akan merugikan para pengusaha,," ko bisa ada kop surat persis banget dengan kop surat sama dengan dinas," apakah ini ada oknum dinas yang bermain ? Apa memang ada orang luar dinas yang sengaja meniru kop surat dinas ,agar bisa melancarkan aksinya.ucap Hamzah
Dirinya juga menyampaikan bahwa belum lama ini ada pengaduan dari pengusaha inisial D bahwa mendapatkan 8 SPK palsu semua, kronologis berawal bulan mei 2023 inisial D di telp orang yang mengaku Kabid dan kasie dari dinas,kemudian oknum kasie dan Kabid tersebut meminta uang dengan alasan buat biaya operasional proses SPK,spontan inisial D mentransfer,singkat cerita kenapa inisial D langsung percaya setelah satu bulan 8 SPK jadi semua, bahkan di kasih no barjas untuk di cek,karena inisial D sudah mendapatkan SPK dan dijanjikan mendapat paket kerjaan 30 titik,menurut sumber paket dari Karawang satu dan dua,spontan mentransfer lagi uang bahkan total sampai 100 juta lebih, kemudian inisial D mengecek di barjas ternyata no hp salah orang,yang membuat kami heran ko oknum nama kabid dan kasie sama serta nama orang barjas semua sama ,ini sebenarnya ada oknum yang sengaja bermain di belakang layar dinas dinas.
Kami akan terus kawal agar oknum yang mengatasnamakan Kabid dan kasie segera di tangkap,dan pengusaha yang dirugikan segera membuka laporan agar APH segera melakukan penyelidikan,tutup Hamzah LBH LSM GMBI Distrik Karawang
@di
Editor : adi