rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Ketua LBH Maskar Indonesia Angkat Bicara Terkait Dugaan Persekongkolan Jahat Antara Oknum Dinas PUPR Bidang Jalan Dan Jembatan Dengan Pemborong

avatar rakyatjelata.com

KARAWANG,rakyatjelata.com

Imbas dari jembatan yang sedang dalam tahap pembangunan sudah ambruk ,yang berlokasi di dusun lampean II desa Kedaung kecamatan Lemah abang yang berasal dari APBD kabupaten Karawang, menuai banyak reaksi masyarakat dan menimbulkan beberapa asumsi,dari mulai dugaan pelaksana bekerja tidak sesuai speck dan Rab,dugaan pengawasan dari dinas yang kurang sampai dugaan perencanaan dinas yang kurang matang.

Kini muncul dugaan baru seputar pekerjaan tersebut belum mengantongi SPK, pasalnya pekerjaan jembatan tersebut awalnya sudah terjadi permasalahan salah titik karena di lokasi pekerjaan terpasang papan proyek yang lokasi dan desa nya berbeda,selang beberapa hari setelah ada nya pemberitaan dari beberapa media online yang mempertanyakan tentang papan proyek yang berbeda lokasi dari lokasi yang sedang di kerjakan,tidak lama papan proyek sudah berganti dengan papan proyek yang baru.

Dugaan pekerjaan pembangunan jembatan belum ber SPK juga muncul setelah awak media Minggu 10/07/2023 mengkonfirmasi haji karsa selaku direktur CV mitra unggul sejahtera," saya akan tarik company profil CV dari PUPR karena takut kena blacklist,itu juga pekerjaan yang salah dari perencanaan dinas kurang matang,dan dinas sudah mengakui hal itu makanya pihak dinas tidak ada yang menyalahkan pihak pelaksana,kemarin kita dengan dinas sudah bertemu dan ke lokasi pekerjaan dan dinas menjanjikan untuk menghitung ulang serta membuat gambar baru yang secara otomatis CV saya berarti bisa di tarik di gantikan dengan CV yang lain,ujar haji karsa

Ketua umum LBH Maskar Indonesia H. Nanang Komarudin. SH.MH menanggapi apa yang di sampaikan oleh haji karsa mengatakan bahwa dugaan persekongkolan jahat antara oknum dinas PUPR Karawang dengan pemborong mencuat setelah ada nya kejadian jembatan yang belum selesai di bangun akan tetapi sudah ambruk,untuk menyelamatkan nama baik dan CV nya, direktur CV mitra unggul sejahtera berupaya membela diri dengan mengatakan bahwa kejadian tersebut murni kesalahan bagian perencanaan dinas,serta dirinya mengatakan akan menarik company profil CV tersebut,hal itu sangat lucu karena apabila sudah jadi SPK yang nama nya pekerjaan tidak bisa di ubah administrasi CV pelaksana nya, terkait apa yang di katakan oleh haji karsa selaku direktur CV mitra unggul sejahtera yang akan menarik company profil sangat menguatkan dugaan adanya persekongkolan jahat antara oknum dinas dengan pemborong,karena pemborong bekerja tanpa di lengkapi SPK.

Masih menurut haji Nanang ketua umum LBH Maskar Indonesia,dirinya sudah menyiapkan berkas laporan tentang dugaan adanya persekongkolan jahat tersebut ke APH.tutup nya

Untuk melengkapi pemberitaan agar lebih berimbang,Sabtu 15/07/2023 awak media mencoba mengkonfirmasi PPK dinas PUPR kabupaten Karawang Inisial A,dan PLT kepala dinas H.R melalui aplikasi WA dengan mempertanyakan

apakah benar bahwa proyek tersebut di kerjakan oleh pemborong tanpa ada nya SPK.

apakah benar bahwa dinas mengakui kejadian tersebut akibat kelalaian tim perencanaan dinas Pupr.(red)

apakah benar pihak dinas telah menjanjikan akan merencanakan dan menggambar ulang proyek tersebut serta akan menaikan jumlah pagu anggaran kegiatan proyek tersebut.

Sampai berita di terbitkan PPK dan PLT kepala dinas PUPR kabupaten Karawang belum memberikan jawaban alias bungkam,padahal PPK tersebut sempat membalas dan mempertanyakan jembatan yang mana yang di maksud dalam isi konfirmasi awak media,akan tetapi setelah awak media menerangkan tentang jembatan yang ambruk,PPK tersebut tidak menjawab kembali seolah olah bingung harus memberi jawaban seperti apa,karena apabila yang di katakan oleh haji karsa itu tidak benar,pihak dinas tidak akan sulit menyatakan bahwa itu tidak benar.(red)

Editor : Admin Rakyatjelata