MOROWALI UTARA,rakyatjelata.com - Kerusuhan antara Karyawan Cina Vs Indonesia PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng) berujung saling serang. Mereka saling melancarkan pukulan dan melempar batu ke arah lawan. Yang anehnya lagi kerisuhan ini berada di sebuah pabrik yang memproduksi dan mengolah Bahan baku Nickel. Isu yang berkembang akhir akhir ini Nickel Indonesia sempat menjadi pembicaraan di seluruh dunia. Sebab presiden jokowi telah membatasi ekspor Nickel beberapa waktu lalu. Namun mengapa Nickel masuk ke pabrik yang di miliki oleh Cina, salah satunya GNI ini.
Berdasarkan informasi yang ada, Kerusuhan antar karyawan GNI, mulai pecah sekitar jam 10 pagi. Salah satu karyawan GNI, tidak ingin di sebut namanya, mengaku kondisi dalam perusahan makin mencekam.
Pertikaian antar kedua mulai 10 pagi sampai 16.00 sore, masih berlangsung, ujarnya, Sabtu (14/01/2023).
Katanya, sejumlah karyawan Indonesia mengalami luka-luka di dalam kerusuhan tersebut. Bahkan, lanjutnya, sejumlah karyawan perempuan dari Indonesia juga dapat perlakukan kekerasan oleh karyawan yang berasal dari Cina .
Banyak karyawan Indonesia mengalami luka-luka. Begitupun karyawan perempuan Indonesia juga mendapatkan kekerasan oleh karyawan dari Cina, katanya.
Sampai saat ini pihak keamanan dan pemerintah setempat belum juga datang di lokasi pertikaian untuk melerai kerusuhan tersebut.
Tak hanya itu, sejumlah karyawan Cina menggunakan besi memukuli para karyawan Indonesia. Serta jumlah kendaraan Indonesia di rusak dengan memakai alat berat.
Dampak dari kerusuhan ini banyak muncul spekulasi bahwa rakyat Indonesia jangan terpancing emosi dengan adanya kerusuhan ini. Namun bilamana hal ini tidak dapat terselesaikan maka bisa menimbulkan konflik yang berkepanjangan nantinya.
Diberitakan newsurban.id belum mengetahui pasti apa menjadi saling serang antar keduanya. Bahkan sampai ini belum ada konfirmasi langsung pihak keamanan dan pemerintah sehingga berita ini di muat. (Red)
Editor : ida