rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

PWU Jatim Raih Predikat Perusahaan Sehat dan Perkuat Manajemen Risiko

PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kinerja perusahaan serta tata kelola bisnis yang profesional di tengah perhatian publik terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur.

Sebagai salah satu holding BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, PWU mencatat tren kinerja yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Perusahaan juga menegaskan bahwa hingga saat ini PWU tidak pernah mengalami kerugian operasional dan secara konsisten memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur melalui dividen perusahaan.

Baca Juga: Manfaatkan Aset Potensial, PT PWU Jatim dan Mega Prime Indonesia Hadirkan Pusat Kebugaran Modern di Surabaya

Direksi PWU menyampaikan apresiasi atas masukan dan evaluasi yang diberikan DPRD Jawa Timur melalui Panitia Khusus (Pansus) BUMD. Menurut perusahaan, berbagai rekomendasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya bersama meningkatkan profesionalisme, efektivitas pengelolaan aset, serta optimalisasi kontribusi BUMD terhadap pembangunan daerah.

Direktur Utama PT Panca Wira Usaha Jawa Timur, Erlangga Satriagung, menyampaikan bahwa perusahaan akan terus fokus menjaga performa bisnis dan memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat serta berkelanjutan.

“Kami memandang setiap masukan dan evaluasi sebagai bagian dari proses perbaikan dan penguatan perusahaan. PWU berkomitmen menjalankan bisnis secara profesional, transparan, dan akuntabel agar dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun masyarakat,” ujar Erlangga.

Ia menambahkan, PWU terus melakukan transformasi bisnis melalui pengembangan unit usaha strategis, optimalisasi aset, serta peningkatan efisiensi operasional agar perusahaan semakin adaptif dan kompetitif.

“Alhamdulillah, sampai saat ini PWU terus mencatatkan pertumbuhan laba dan tidak pernah mengalami kerugian. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan nilai tambah bagi daerah,” tambahnya.

Selain pertumbuhan bisnis, PWU juga mencatat pencapaian penting dalam aspek tata kelola dan kesehatan perusahaan. Untuk pertama kalinya, perusahaan berhasil meraih predikat penilaian kesehatan perusahaan dengan kategori “Sehat” atas kinerja tahun buku 2025. Capaian tersebut menjadi indikator positif atas upaya perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis, tata kelola, serta efektivitas operasional secara berkelanjutan.

Baca Juga: Penandatanganan Kerjasama Pemulihan Aset Antara PT Panca Wira Usaha Jatim Dengan Kejaksaan Tinggi

PWU juga mencatat peningkatan signifikan dalam penerapan manajemen risiko perusahaan berdasarkan hasil penilaian Risk Maturity Index (RMI) tahun 2025. Berdasarkan self assessment yang dilakukan mengacu pada pendampingan workshop diagnostic assessment manajemen risiko oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, nilai RMI perusahaan meningkat dari 1,36 pada periode 2023–Triwulan III 2024 menjadi 2,85 pada tahun 2025.

Capaian tersebut menempatkan perusahaan pada level Emerging Phase, yang menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan seluruh dimensi praktik manajemen risiko untuk memenuhi persyaratan minimum regulasi. Infrastruktur manajemen risiko juga mulai dipahami oleh seluruh insan perusahaan dan diselaraskan dengan target kinerja perusahaan.

Penilaian dilakukan terhadap lima dimensi utama, yakni budaya dan kapabilitas risiko, organisasi dan tata kelola risiko, kerangka risiko dan kepatuhan, proses dan kontrol risiko, serta model, data, dan teknologi risiko. Hasil ini menjadi indikator positif atas komitmen perusahaan dalam memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG) serta meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan bisnis secara berkelanjutan.

PWU memastikan akan terus menjalankan prinsip GCG, transparansi, dan pengelolaan usaha yang prudent dalam setiap aktivitas bisnis perusahaan.

Baca Juga: PT PWU Jatim Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Selain itu, PWU kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola perusahaan yang bersih dan berintegritas. Pada tahun 2023, perusahaan ditunjuk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Direktorat Anti Korupsi Badan Usaha (AKBU) sebagai pilot project penerapan Panduan Cegah Korupsi (PANCEK) di lingkungan BUMD. Penunjukan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan perusahaan.

Melalui implementasi PANCEK, PWU berupaya membangun sistem kerja yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional. Program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kesadaran seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya integritas dan tata kelola yang baik.

Penerapan panduan antikorupsi tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan kualitas manajemen perusahaan secara berkelanjutan. Dengan komitmen tersebut, PWU optimistis dapat terus berkembang menjadi perusahaan daerah yang lebih baik, berdaya saing, dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap kegiatan usaha.

Ke depan, PWU optimistis dapat terus meningkatkan performa perusahaan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap PAD Jawa Timur melalui strategi bisnis yang lebih terukur, kolaboratif, dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan.

Editor : Admin Rakyatjelata