rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Warga Resah, Peredaran Obat Keras Eksimer dan Tramadol Menggema di Dayeuhluhur Tempuran

avatar rakyatjelata.com
Obat tramadol dan Eksimer meluas di kalangan remaja, saat ini di Desa Dayeuhluhur Tempuran banyak meluas peredaran (Foto: Dok rakyatjelata)
Obat tramadol dan Eksimer meluas di kalangan remaja, saat ini di Desa Dayeuhluhur Tempuran banyak meluas peredaran (Foto: Dok rakyatjelata)

KARAWANG | rakyatjelata.com - Warga masyarakat Dusun Jarakah, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran, kini dilanda kegelisahan. Hal ini dipicu oleh maraknya peredaran dan penyalahgunaan obat keras jenis Eksimer dan Tramadol yang diduga beredar bebas di lingkungan masyarakat.

Obat-obatan yang seharusnya hanya bisa diperoleh dengan resep dokter tersebut dikhawatirkan sudah dikonsumsi oleh berbagai kalangan, termasuk pemuda dan warga usia produktif. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan karena dapat merusak generasi muda serta mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan.

Baca Juga: Polsek Pedes Respon Cepat Adanya Dumas Dugaan OKT Penjualan Tramadol dan Eximer

 "Kami warga Dusun jarakah merasa sangat terganggu dan resah. Belakangan ini beredar kabar dan fakta di lapangan bahwa obat-obatan terlarang seperti Eksimer dan Tramadol mudah didapatkan. Kami takut anak-anak dan pemuda di sini menjadi korban," ungkap salah satu warga setempat, Rabu (08/04).

 Warga juga menilai bahwa efek dari penyalahgunaan obat tersebut sangat berbahaya, tidak hanya bagi kesehatan fisik dan mental pengonsumsinya, tetapi juga berpotensi memicu tindakan kriminal atau perilaku anarkis yang membahayakan keselamatan orang lain.

 "Obat jenis ini kan berbahaya, kalau sudah kecanduan bisa mengubah perilaku pemakainya. Kami tidak ingin lingkungan kami menjadi tempat nyaman bagi para pengedar atau pecandu. Keamanan dan kenyamanan warga harus dijaga," tambahnya.

 Merespons situasi tersebut, masyarakat berharap adanya tindakan tegas dan nyata dari pihak kepolisian, khususnya Polsek Tempuran, serta aparat desa dan tokoh masyarakat untuk segera turun tangan. Warga mendesak agar dilakukan razia atau operasi penegakan hukum untuk memberantas peredaran obat terlarang tersebut sebelum semakin meluas dan merusak masa depan anak bangsa.Dan modus penjualan dengan cara online untuk mengelabui warga

 

@di

Editor : hendro