rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Mangkir 2 Kali, Kades Sukatani di Cilamaya Wetan Belum Terlihat

avatar rakyatjelata.com
Penyimpangan grafitikasi anggaran keuangan desa.terus menjadi penilaian buruk bagi warga Sukatani di Cilamaya Wetan, Karawang (Foto: Dok islustrasi kepala desa)
Penyimpangan grafitikasi anggaran keuangan desa.terus menjadi penilaian buruk bagi warga Sukatani di Cilamaya Wetan, Karawang (Foto: Dok islustrasi kepala desa)

Baca Juga: Dugaan Dana Desa Sukatani Dikorupsi, Kasi Intel Kejari Karawang Akan Melakukan Penyelidikan

KARAWANG | rakyatjelata.com - Kasus perkembangan dugaan penyimpangan grafitasi pengelolaan keuangan desa dan pelaksanaan program pembangunan yang menimpa Kepala Desa (Kades) Sukatani di Cilamaya Wetan terus membuka tabir baru.
 
Dalam keterangan Inspektur Pembantu Khusus (IrbanSus) Inspektorat melalui kepala tim menyebut, penyidik dan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres karawang untuk turun langsung ke kantor kecamatan Cilamaya Wetan dan kantor Balai Desa guna melakukan penanganan lebih lanjut.
 
Hal yang terpenting, Tim IrbanSus mengungkapkan, terduga Kades Sukatani dalam kasus penyimpangan keuangan desa itu, ia menilai Kades tidak kopratif dalam pemanggilan yang di layangkan oleh Tipidkor Polres Karawang.
 
"Dengan bersama-sama, kita lakukan turun di lokasi, dua kali pemanggilan ternyata mangkir," ungkap kepala tim IrbanSus, mengutip rakyatjelata.com, Sabtu (28/2).
 
Sementara itu, warga menyampaikan agar proses penyelidikan dapat berjalan dengan transparansi dan menghasilkan kebenaran. Mereka berharap bahwa jika memang ada penyimpangan, dapat ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku. 
 
"Kita selaku warga menunggu dari hasil  dugaan korupsi oleh kades, harapan warga segera cepat selesai pengungkapan kasus ini," ujar warga setempat yang berada tak jauh dari lokasi.
 
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kades Sukatani terkait alasan mangkir dari panggilan tersebut. IrbanSus dan penyidik Tipikor menyatakan bahwa akan terus melakukan penyelidikan dan menjalankan proses hukum sesuai dengan prosedur yang ada.
 
"Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru seiring dengan kemajuan penyelidikan," pungkas kepala tim IrbanSus (adi/ndro/tim)

Editor : hendro