SAMPANG, | rakyatjelata.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan Kali ini, kritik datang dari guru setelah menu makanan yang disajikan kepada peserta didik dinilai tidak sesuai dengan ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN), Kamis (15/1/2026).
MBG Tersebut diduga di kelola oleh Yayasan Garuda Adidaya Nusantara yang beralamat di jalan Raya Taddan Banjar Talelah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.
Baca Juga: MBG Dipersoalkan Antara Program Mulia Atau Petaka
Berdasarkan pantauan di lapangan, menu MBG yang diterima siswa hanya terdiri dari nasi putih dengan porsi terbatas lauk berupa tahu goreng, suwir ayam dalam jumlah minim, irisan tomat dan mentimun, serta tiga butir buah anggur.
Komposisi tersebut dinilai belum memenuhi prinsip gizi seimbang sebagaimana diatur dalam standar BGN baik dari sisi kecukupan protein, sayur buah maupun variasi menu.
Salah satu perwakilan dewan guru menyayangkan kualitas dan porsi makanan yang disajikan.
Menurutnya, tujuan utama program MBG untuk meningkatkan asupan gizi dan mendukung konsentrasi belajar siswa dikhawatirkan tidak tercapai apabila menu yang diberikan jauh dari standar.
Baca Juga: H. Nanang Komarudin: MBG Terancam Jadi Proyek Politik, Bukan Program Gizi Anak
“Kami mendukung program MBG, namun pelaksanaannya harus benar-benar memperhatikan ketentuan gizi Porsi dan kualitas menu seperti ini jelas belum ideal untuk kebutuhan anak-anak,” ujarnya.
Para guru juga menilai minimnya pengawasan menjadi salah satu penyebab utama ketidaksesuaian menu di lapangan.
Mereka berharap pihak terkait, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan instansi berwenang,
segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyedia MBG agar tidak terjadi pelanggaran berulang.
Dewan guru menegaskan, kritik yang disampaikan bukan untuk menolak program MBG melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan peserta didik.
Mereka meminta agar pemerintah daerah dan pengelola program segera menyesuaikan menu MBG dengan standar BGN demi menjamin asupan gizi yang layak dan seimbang bagi siswa.
Editor : Admin Rakyatjelata