SURABAYA – Rencana pembangunan monumen patung Bung Tomo dinilai sebagai langkah strategis dalam merawat semangat juang dan nasionalisme arek-arek Suroboyo. Monumen ini diharapkan tidak sekadar menjadi simbol fisik, melainkan juga representasi nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh tokoh peristiwa 10 November tersebut.
Pemerhati pendidikan asal Surabaya, Isa Anshori, menyatakan bahwa pembangunan monumen Bung Tomo sangatlah penting sebagai penguat identitas Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Kamis, 7 Agustus 2025
“Saya kira semangat membangun monumen berupa patung Bung Tomo merupakan upaya mempertahankan nilai-nilai juang dan semangat nasionalisme arek-arek Suroboyo,” ujar Isa kepada wartawan, Rabu (7/8/2025).
Menurutnya, monumen ini sebaiknya tidak hanya berupa patung semata, tetapi menjadi ruang narasi utuh yang menyampaikan perjuangan Bung Tomo kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kalau boleh memberi saran, jangan hanya monumen saja. Segala sesuatu yang berkaitan dengan Bung Tomo harus bisa dirangkai satu dalam monumen itu, sehingga masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh tentang siapa Bung Tomo dan apa yang diperjuangkannya,” tambahnya.
Isa berharap, kehadiran monumen Bung Tomo kelak tidak hanya menjadi daya tarik wisata, melainkan juga ruang edukasi sejarah yang hidup dan menginspirasi.
Pemerintah Kota Surabaya sendiri tengah menggodok berbagai opsi lokasi dan desain monumen yang dinilai representatif dan sarat makna sejarah. (Ki/Red)
Editor : Admin Rakyatjelata