rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Dosen berasa Karyawan Pabrik Di Kampus "Unsika"

avatar rakyatjelata.com
Universitas Singaperbangsa Karawang (Foto: Do iistimewa/rakyatjelata)
Universitas Singaperbangsa Karawang (Foto: Do iistimewa/rakyatjelata)

KARAWANG I rakyatjelata.com-Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) seorang Dosen berkomentar, tidak layak karena tidak sebanding dengan beban atau persyaratan kerjanya.

Baca Juga: Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sumurgede Cilamaya Brantas Pohon Kecubung

Hal itu bermula dari Narasumber yang tidak mau sebut namanya, Sabtu (22/6/2024). Ia menyebutkan upah Dosen di Unsika tidak layak karena Dosen berasa seperti layaknya karyawan pabrik, kenapa berasa seperti karyawan pabrik? Karena ketika tidak hadir dikampus Unsika, "uang makan terpotong".

Baca Juga: CV Karya Uston Rizaldy Kerjakan Turap Asal Jadi, Pengawas Kemana ?

"Dihitung dari kehadirannya, jadi kalau tidak hadir ya uang makan 35 ribu ya dipotong," ucapnya.

"Dikembalikan ke negara atau tidak, saya kurang mengerti, yang jelas uang makan ketidakhadiran dosen itu sudah pasti terpotong," imbuhnya.

Baca Juga: Prof. Dr. Ade Maman Rektor Unsika,Tekankan Pentingnya Nilai Pendidikan Ki Hajar Dewantara Dalam Wisuda 2023/2024

"Kami berharap Inspektorat Tinggi Kemendikbud Ristek dan Dewan Pengawas segera turun ke kampus unsika untuk bisa melakukan sidak apakah uang makan di potong atau dikembalikan ke negara," tutup narasumber. (@di)

Editor : hendro