rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

JW Club Akan Di Demo MAPEKKAT Cium Sarang Narkoba Dan Prostitusi Target Pemkot Cabut Ijin

SURABAYA | rakyatjelata.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Peduli Keadilan Kesejahteraan & Transparansi (Mapekkat) Terus menyikapi kasus Penggerebekan yang dilakukan Polda Jatim di JW Club Jl Kalibokor Selatan No 144 Baratajaya Kecamatan Gubeng Surabaya . Dalam kronologi kejadian tersebut sangatlah jelas bahwa sumber masalah berasal dari tempat ini. Pihak managemen telah mengaku bahwa dirinya telah menerapkan pakta integritas yang menyebutkan lokasi ini bersih dari Narkoba terkesan hanya sebagai kedok belaka. Sesuai dengan kenyataanya karyawan Club ini tersebut telah menyediakan barang haram tersebut. 

Penangkapan 7 orang ini melibatkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang di sebutkan beberapa media sebelumnya. Bahkan salah seorang yang berasal dari Tulungagung kini infonya telah di serahkan kepada BNN Tulungagung. 

Baca Juga: LSM Mapekat Akan Gelar Demo Tuntut PNS yang Terjaring Razia Narkoba di Hiburan Malam di Pecat

Setelah melnggelar aksi di Menkumham pada hari Selasa 21 Mey 2024 Mapekkat bakal nglurug kembali namun kali ini Mapekkat akan menuntut untuk menutup JW Club sebab di duga tempat ini sebagai sarang Narkoba yang harus di berangus. Hal ini di perkuat dengan kejadian tertangkapnya para pelanggan yang berada di dalam Cafe tersebut 

“Kami melihat sumber kegaduhan ini berasal dari JW Club. Sehingga dugaan kami karyawan mereka merangkap sebagai Cepu dari pihak kepolisian. Buktinya saat menggerebek pihak polisi sudah mengantongi Sprin penangkapan dan langsung menuju ke Room 9 tanpa ragu. Artinya penangkapan itu sudah di seting sesuai dengan laporan Cepu mereka." Ungkap Wiwin.  

Pria bernama Setyo Winarto alias Wiwin ini telah melalang buana melakukan aksi. Bahkan KPK telah di demo olehnya untuk mengungkap kasus korupsi di YKP Surabaya dan berhasil membantu pemerintah Surabaya untuk kembalinya aset yang di terima oleh Tri Rismaharini melalui kejaksaan.

Menurutnya APH harus berani membongkar sarang Narkoba yang ada di Surabaya ini. Jangan hanya Club yang di pilih saja. 

Baca Juga: MAPEKKAT Bersama KPU Jatim Gelar Sosialisasi Pemilu 2024

“intinya JW Club harus mempertanggung jawabkan atas kejadian pesta narkoba ini. Apalagi melibatkan ASN yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Jangan malah di tutup tutupi. Apalagi saya melihat adanya upaya transaksi prostitusi terselubung penyedia perek. Sebut saja mami O, mami M Soal prostitusinya itu , mami V bahkan papa AA dengan wanita yang diperdagangkan. misal M, D, L, E, N - Feb serta B selaku Ji." Tambahnya. 

“Kami meminta pertanggungjawaban dengan mendatangi kantor mereka, kalau perlu menduduki kantor pajak dan kemenkumham. Surat pemberitahuan ini juga sudah kami layangkan ke Polrestabes Surabaya. dan kami juga bakal lakukan unras Pemkot Surabaya untuk minta mencabut ijin RHU tersebut,” pungkas Wiwin. 

Sedangkan pihak managemen yang telah di konfirmasi oleh awak media menyatakan bahwa kejadian tersebut di luar sepengatuhan management. 

Baca Juga: LSM Mapekkat Surabaya Demo Usut Kebohongan Uji Klinis Farmasi BPOM

Menurut Sandy manager JW Club pria yang mengaku sebagai karyawan itu sudah resign sejak lama. 

" Memang dulu dia (PR) pernah bekerja di sini dan sekarang dia hanya menjalankan sistem Freeland saja. Saat dia ada tamu baru dia mendapat fee dari tamu yang di bawanya. Soal pakta integritas memang kami terapkan soal itu." Terang Sandy kepada awak media. 

 

Editor : Admin Rakyatjelata