Rakyatjelata - Arif RH
Bojonegoro - Langkah awal cepat dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro guna menyikapi Buku Al-Zaitun yang beredar di wilayah Bojonegoro.
Abdul Wahid Kepala Kemenag Kabupaten Bojonegoro berpesan, agar masyarakat tidak memakai dan membaca buku tersebut. Karena buku Al-zaytun itu juga bermasalah.
"Jadi saya himbau agar tidak membaca dan menganut buku itu."ungkap Abdul Wahid Rabu (12/07/2023)
Adapun langkah kemenag untuk menyikapi peredaran buku itu, pihaknya juga telah mengintruksikan ke para pengawas untuk menyetop peredaran buku itu terus melakukan pengawasan.
"Jangan sampai ada buku al-zaytun beredar di Bojonegoro."jelasnya.
Dilokasi yang sama Moh. Isom selaku Direktur kirukulum, sarana, Kelembagaan, dan kesiswaan (KSKK) selaku Kementrian Agama RI mengungkapkan Bahwa buku Al-zaytun sudah di stop dan sudah ditarik lama.
"Jadi jangan sampai masyarakat Bojonegoro menggunakan membaca buku, masyarakat harus hati-hati, jangan sampai membaca buku yang salah."pesannya (*/Arh).
Editor : arif