Surabaya – Dugaan keracunan massal menimpa ratusan siswa dari sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Bubutan, Surabaya, setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi oleh SPPG wilayah Demak.
Baca Juga: Menu MBG Banjar Talela Dikecam, Buah Layu Membuat Siswa Enggan Makan
Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan sedikitnya sembilan sekolah terdampak dalam insiden tersebut. Lebih dari seratus siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan dan harus mendapatkan perawatan intensif di RS IBI Surabaya.
Salah satu wali murid, Sukma Sari, mengungkapkan bahwa anaknya yang bersekolah di SD Tembok Dukuh 3 mulai mengalami pusing dan muntah sesaat setelah menyantap hidangan yang dibagikan oleh tim MBG.
“Anak saya habis makan langsung pusing dan muntah,” ujarnya kepada awak media.
Dugaan sementara mengarah pada keracunan makanan. Hal tersebut disampaikan oleh Mala saat dikonfirmasi media di lokasi perawatan.
“Dugaan sementara yang kami dapatkan berdasarkan analisa medis, anak-anak mengalami keracunan makanan,” terangnya.
Sementara itu, pihak Kepala SPPG hingga kini belum dapat ditemui untuk memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.
Namun salah satu petugas lapangan SPPG, Samsu Rizal, sempat memberikan pernyataan singkat kepada awak media.
“Kami masih belum bisa memberikan statement secara detail karena masih melakukan cross check dengan berbagai pihak,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait termasuk Team INAVIS Polrestabes masih melakukan pendataan jumlah korban serta pemeriksaan terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut.
Editor : Admin Rakyatjelata