rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Berbuka Puasa di Grand Inna Tunjungan Surabaya, Saatnya Nikmati Iftar “The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel”

avatar rakyatjelata.com
Hidangan suasana harmoni budaya ampel tersaji di Grand Inna Tunjungan Hotel Surabaya (Foto: Dok istimewa/grnd inna/rakyatjelata)
Hidangan suasana harmoni budaya ampel tersaji di Grand Inna Tunjungan Hotel Surabaya (Foto: Dok istimewa/grnd inna/rakyatjelata)

SURABAYA I rakyatjelata.com - Grand Inna Tunjungan di bulan ramadan 2026 mengajak para tamu untuk menikmati momen berbuka puasa yang tidak hanya menghadirkan kelezatan hidangan, tetapi juga sarat nilai budaya, sejarah, dan kebersamaan. Ramadan sudah menjadi waktu yang tepat untuk kembali pada akar tradisi, mempererat silaturahmi, dan merayakan keberagaman yang hidup di tengah masyarakat.

Terinspirasi dari salah satu ikon wisata religi paling bersejarah di Surabaya, Ampel, Grand Inna Tunjungan mempersembahkan “The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel” sebuah iftar yang membawa suasana khas kawasan Masjid Ampel ke dalam hotel. Ampel dikenal sebagai pusat pertemuan berbagai budaya Arab, Jawa, Madura, dan Melayu, yang tercermin dalam kehidupan masyarakatnya, mulai dari nilai spiritualitas, busana muslim, hingga kekayaan kuliner khas Timur Tengah dan Nusantara.

Baca Juga: Momen Grand Inna Tunjungan Buka Puasa Bersama di Pesisir Harapan, Keluarga PWPTS Ikut Meramaikan

Konsep Pasar Malam Ampel diwujudkan tidak hanya melalui sajian kuliner, tetapi juga melalui dekorasi tematik bernuansa Masjid Ampel, menciptakan atmosfer Ramadan yang hangat, religius, dan kebersamaan. Pengalaman berbuka puasa ini dirancang sebagai sebuah perjalanan rasa yang merefleksikan harmoni budaya dan tradisi yang telah hidup selama generasi.

General Manager Grand Inna Tunjungan, Ni Komang Darmiati mengatakan, Ramadhan merupakan momen istimewa untuk menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi para tamu.

Melalui The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel, Ni Komang menyebut, terinspirasi membawa kekayaan budaya dan spiritualitas kawasan Ampel ke dalam pengalaman berbuka puasa di Grand Inna Tunjungan.

"Konsep ini kami rancang sebagai perjalanan rasa yang merefleksikan keberagaman, tradisi, dan kebersamaan yang menjadi ruh Ramadhan,” jelas Ni Komang, Selasa (24/2).

Sementara itu Ni Komang juga menjelaskan, dalam program ini, Grand Inna Tunjungan menyajikan ragam hidangan khas Timur Tengah, banyak sajian yang tersedia. Dengan meramu berbagai rempah pilihan maka pengunjung puas dengan hidangan yang kami suguhkan.

Diantara sajian yang tersedia seperti Gulai kacang hijau + roti maryam, Nasi briyani Madinah, Daging Sapi Panggang dengan Rempah Arab, Daging Kambing Panggang Kurma, Roti Naan, Kebab & Shawarma, Kopi Turki & Teh Chai serta aneka takjil dan dessert.

Baca Juga: Grand Inna Tunjungan Hadirkan Suasana “Bridging the Old and the New”  Lebih Nyaman dan Berkesan

"Dengan Kekayaan kuliner lokal Jawa Timur turut melengkapi pengalaman melalui sajian Nasi Krawu, Nasi Madura, Nasi Jagung, Bakso, Lontong Balap, dan Martabak Madura," terang Ni Komang.

"Suasana berbuka juga kemeriahan live music sebagai penghibur, itupun kami hadirkan setiap hari mulai pukul 18.00 wib," ucapnya.

Sebagai bagian dari program Ramadhan, Grand Inna Tunjungan menghadirkan promo Iftar Ramadhan dengan harga Rp175.000 net per pax, serta penawaran early bird Rp145.000 net per pax hingga 28 Februari. Para tamu juga berkesempatan mendapatkan hadiah menginap di hotel bintang lima di Bali beserta tiket pulang-pergi, sebagai bentuk apresiasi atas kebersamaan yang tercipta selama Ramadhan.

Melalui “The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel”, Grand Inna Tunjungan mengundang para tamu untuk merayakan Ramadhan dalam sebuah pengalaman berbuka puasa yang memadukan cita rasa, budaya, dan nilai spiritual dalam satu perjalanan yang berkesan.

Sebagai bagian dari InJourney Hospitality, Grand Inna Tunjungan berkomitmen untuk terus menghadirkan program sosial yang berdampak nyata, memperkuat hubungan antara industri perhotelan dan masyarakat luas, serta menjaga semangat pelayanan terbaik khas Indonesia di setiap langkahnya. (**)

 

 

Editor : hendro

Artikel   

Mengamati Badai PHK 2026

Oleh:Arief Supriyono Ketika Janji Pemerintah Kalah Cepat dari Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) Kondisi Ekonomi Indonesia saat ini menghadapi tantangan…