SURABAYA | rakyatjelata.com – Cak & Ning Surabaya menyambut hangat ajakan kolaborasi dari komunitas KFAK dalam menghasilkan karya kreatif di bidang perfilman. Kolaborasi ini berhasil melahirkan dua film pendek sekaligus yang diharapkan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
Senen, 15 September 2025
Baca Juga: "Ludruk di Ujung Tanduk": Sebuah Dokumenter tentang Napas Terakhir Warisan Budaya Jawa Timur
Dalam proyek tersebut, siswa-siswi SMK dilibatkan secara langsung sebagai tim produksi. Hal ini menjadi bukti nyata semangat generasi muda Surabaya yang terus mengasah keterampilan dan berani berinovasi melalui medium seni.
“Apresiasi sebesar-besarnya kami sampaikan kepada anak-anak Surabaya yang terus mengeksplorasi skill di berbagai bidang, salah satunya melalui karya seni film pendek. Cak & Ning Surabaya selalu siap membuka diri untuk berkolaborasi, karena kami percaya bahwa bersama-sama kita bisa memberi dampak lebih luas bagi Kota Surabaya,” ungkap Ning Zerlin perwakilan Cak & Ning Surabaya.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya melahirkan karya kreatif, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan memberi kontribusi positif bagi kota.
Selain itu para wali murid siswa SMK Dr Soetomo dan SMKN 12 Surabaya sangat mendukung adanya kolaborasi antara dua sekolah tersebut.
"Saya melihat dua sekolah di gabung menjadi satu olah KFAK untuk melakukan kolaborasi ternyata menjadi sebuah kekuatan besar yang membanggakan. Mereka nampak kompak dan menjadi sebuah keluarga besar di sini. Saya sendiri sebagai kakak dari adik saya yang magang di KFAK ikut senang dan bangga melihat hasil kerja adik saya ternyata dia bisa bekerja kelompok di sini. Salut buat KFAK semoga tisp tahun KFAK mau menerima anak magang lagi seperti ini " ungkap Susetyo salah seorang perwakilan wali murid yang mengikuti magang di KFAK
Baca Juga: Program "Sego Rongewu" Sapa Warga Ngagelrejo, Dukung Kegiatan Sosial dan Giat KFAK
Ketua KFAK yang akrab di panggil Sam mengucapkan rasa syukurnya bisa berkumpul dan berkarya bersama para siswa yang magang di tempatnya.
"Kami awalnya tidak yakin bisa menampung para siswa untuk magang di KFAK, mengingat komunitas kami masih bau kencur dan belum banyak asam garam di dunia perfilman sehingga kami merasa minder. Tapi entah kenapa hati saya akhirnya berbicara lain, ada sebuah keyakinan yang muncul di balik hati saya ketika saya ingat dulu saat magang gak ada yang memperhatikan ke kami rasanya kayak orang ilang dan gak dapat ilmu apa apa. Dari situ saya bertekad menerima adik adik dari SMK Dr Soetomo dan SMKN 12 Surabaya dan dari tingkat Universitas ada juga berasal dari UNESA dan ISI Bali dengan sepenuh hati dan tulus. Saya tidak ingin potensi yang di miliki adik adik lewat begitu saja. Mereka harus di gali lebih dalam potensinya supaya nampak keahlian yang di miliki oleh mereka. Untung saja Cak dan Ning Surabaya mau mendukung program kolaborasi kami, sehingga kegiatan kepemudaan ini menjadi sebuah keluarga besar yang terbentuk secara alami. Kami KFAK mohon doa restunya agar tahun depan kami sudah mempunyai bidang bidang yang dapat memberi peluang kerja bagi adik adiku nantinya." Pungka Sam saat di temui awak media. (Hendro)
Baca Juga: "Seribu Bayang Purnama", Film Reflektif Nasib Petani Indonesia dan Harapan untuk Generasi Muda
Editor : hendro